Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Menurut statistik terbaru dari American Heart Association, 801.000 orang Amerika meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada tahun 2013, dengan lebih dari 370.000 di antaranya terjadi pada pasien penyakit jantung. Sekitar 750.000 orang mengalami serangan jantung pada tahun 2013. Secara statistik, pria dan wanita berusia 40-an memiliki peluang 1 banding 5 untuk mengalami gagal jantung seumur hidup mereka. 7 Tips untuk Hidup Sehat dikembangkan terutama oleh AHA untuk mengingatkan masyarakat tentang perlunya peningkatan pendidikan kesehatan masyarakat melalui perubahan gaya hidup. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ketujuh perbaikan ini dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke pada populasi. Elemen-elemen kuncinya adalah: 1. Kontrol tekanan darah yang efektif: Menjaga tekanan darah dalam batas normal mengurangi tekanan pada jantung, ginjal dan arteri; 2. Kontrol kolesterol: Kolesterol yang tinggi menyebabkan pembentukan plak di pembuluh darah, yang dapat menyumbat arteri dan menyebabkan penyakit jantung dan stroke; 3. Menurunkan glukosa darah: Sebagian besar makanan yang kita konsumsi diubah menjadi glukosa darah untuk menyimpan energi. Gula darah yang berlebihan dapat mengganggu fungsi jantung, ginjal, mata dan saraf; 4. Aktif: Mengikuti aktivitas fisik sehari-hari dan berolahraga dapat meningkatkan panjang dan kualitas hidup; 5. Makan lebih baik: Pola makan yang menyehatkan jantung membuat Anda merasa nyaman dengan diri sendiri dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh; 6. Menurunkan berat badan: Mempertahankan berat badan yang normal berarti jantung, paru-paru, pembuluh darah dan tulang Anda tidak terlalu tertekan; 7. Berhenti merokok: Perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Para peneliti yang dipimpin oleh Dr Matthew Nayor, seorang peneliti kardiologi di Brigham and Women’s Hospital di Boston, menganalisis data dari Framingham Offspring Study untuk menilai hubungan antara ketujuh rekomendasi di atas dan gagal jantung. Para peneliti melakukan survei tindak lanjut terhadap 3.201 orang dengan usia rata-rata 59 tahun dan lama tindak lanjut rata-rata 12,3 tahun. Selama waktu ini, 188 peserta mengalami gagal jantung. Para peneliti menemukan bahwa untuk setiap satu poin lebih tinggi pada tujuh skor kesehatan hidup, orang memiliki risiko 23 persen lebih rendah terkena gagal jantung. Orang yang memiliki skor di sepertiga tengah memiliki risiko gagal jantung hampir 50 persen lebih rendah daripada mereka yang memiliki skor di sepertiga terbawah. 1/3 teratas dari populasi dengan skor tertinggi memiliki risiko gagal jantung yang lebih rendah. Menurut Dr Vanessa Xanthakis, Profesor Kedokteran dan Biostatistik di Boston University, meskipun orang-orang menyadari betapa pentingnya gaya hidup sehat bagi kesehatan mereka, namun banyak yang tidak melakukan tindakan apa pun. Studi ini menunjukkan pentingnya gaya hidup sehat. Para peneliti juga menemukan bahwa perlindungan kesehatan jantung yang buruk dapat menyebabkan perubahan struktur normal jantung dan menyebabkan infark miokard, kardiomiopati, tekanan darah tinggi, atau penyakit katup jantung. Keterbatasan penelitian ini adalah sebagian besar partisipan adalah orang Kaukasia dan keturunan Eropa, dan para peneliti hanya menilai tujuh Skor Hidup Sehat partisipan pada awal penelitian. Dr Nayor berharap bahwa di masa depan, semua orang akan mengadopsi tujuh gaya hidup sehat untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, serta gagal jantung di masa depan.