Seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat dan bertambahnya usia penduduk, spektrum penyakit pun berubah. Penyakit degeneratif tulang dan sendi telah menjadi hal yang umum terjadi, terutama pada tulang belakang, dan penyakit ini sering kali berlangsung lama, berulang dan sangat menyakitkan bagi pasien. Perhatian utama pasien adalah bagaimana mencegah kambuhnya penyakit dan bagaimana menyembuhkannya. Penyakit tulang belakang degeneratif adalah penyakit yang disebabkan oleh penuaan dan degenerasi sendi tulang belakang, yang hanya bisa bertambah buruk seiring dengan bertambahnya usia, penuaan tulang dan meningkatnya keausan pada tulang dan sendi. Penting untuk dicatat, bahwa degenerasi tulang dan sendi tidak harus menyakitkan, tetapi hanya jika terdapat gejala klinis seperti nyeri, barulah dapat disebut sebagai penyakit. Karena penuaan tulang adalah proses fisiologis yang tak terelakkan, bagaimana proses ini bisa diperlambat? Apabila terjadi penuaan tulang, bagaimana cara memperlambatnya tanpa rasa nyeri dan gejala-gejala lain yang menyusahkan? Ketika penyakit degeneratif terjadi, bagaimana cara mengobatinya dan bagaimana cara mencegahnya agar tidak kambuh lagi? Inilah pertanyaan-pertanyaan di hadapan kita. Ini semua adalah masalah yang berada di bawah judul pencegahan, rehabilitasi, dan penyeimbangan kembali tanpa adanya penyakit, dan sejarah panjang “naturopati” tampaknya tidak tertandingi dalam hal ini. Naturopati, juga dikenal sebagai sistem non-farmakologis, adalah metode ilmiah untuk mencegah, mengobati dan memulihkan kesehatan fisik dan mental dengan menerapkan berbagai metode dan zat alami untuk mengaktifkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan fungsi kekebalan tubuh. Naturopati memiliki cakupan yang luas dan kandungan yang kaya. Ada tiga jenis utama terapi alami yang dapat diterapkan pada tubuh manusia: (1) Penerapan berbagai faktor alami secara langsung ke tubuh manusia untuk mendapatkan efek yang sesuai. Ini termasuk terapi iklim, terapi udara, terapi sinar matahari, terapi lanskap, magnetisme, mata air panas, terapi tanah liat, terapi pasir panas, aromaterapi, phytotherapy medis (pengobatan Tiongkok), dll. Melalui latihan tubuh lokal atau seluruh tubuh, untuk mencapai efek pencegahan dan penyembuhan kebugaran. Misalnya, aerobik, terapi mengetuk gigi, terapi jalan kaki, terapi olahraga, dll. (3) Penggunaan beberapa faktor alami atau metode alami untuk bertindak pada tubuh di bawah operasi dan kontrol dokter. (2) Bertindak pada tubuh secara lokal: misalnya akupunktur, pijat, gua sha, bekam, rendaman kaki, dll. Bertindak pada seluruh tubuh: misalnya terapi diet, terapi air, terapi ion negatif, terapi mandi obat, terapi puasa dan detoksifikasi, dll. Roh tubuh: terapi tidur, psikoterapi, terapi musik, dll. Karena penyakit tulang belakang degeneratif bersifat kambuhan dan sulit disembuhkan, pasien memerlukan pengobatan jangka panjang dan manajemen kesehatan medis. Namun demikian, pengobatan jangka panjang bisa berbahaya akibat efek samping obat, dan pembedahan mengandung risiko tertentu dan kemungkinan kambuh kembali setelah pembedahan. Pengobatan naturopati adalah pengobatan alami dan tidak berbahaya yang telah diubah dari “pengobatan putih” (pengobatan dengan obat) menjadi “pengobatan hijau” (pengobatan non-obat) dan efektif, terutama untuk kondisi-kondisi ini yang memerlukan manajemen kesehatan dan pengobatan jangka panjang. kondisi tulang belakang degeneratif. Pengobatan naturopati mungkin tidak selalu menghilangkan lesi dan memulihkan tulang dan sendi yang merosot, tetapi dapat mengurangi atau menghilangkan gejala yang menyakitkan dan memulihkan pekerjaan dan kehidupan yang bahagia. Filosofi pengobatan naturopati adalah menggunakan metode penyembuhan alami dan ekologis untuk merangsang kemampuan inheren tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri guna memulihkan tubuh yang sehat dan pikiran yang berkembang. Walaupun pengobatan tersebut tidak sepenuhnya menghilangkan lesi dan menghilangkan degenerasi skeletal, namun dapat membentuk keseimbangan baru di atas lesi, sehingga memulihkan kesehatan fisik dan mental. Seperti dalam kasus beberapa pasien dengan herniasi diskus lumbal, setelah disembuhkan dengan menerapkan terapi alami (misalnya pengobatan Tiongkok, bekam api, akupunktur, pijat, dll.), gejala nyeri hilang, meskipun diskus hernia masih ada. Jika terapi alami kemudian diterapkan pada perawatan kesehatan sehari-hari, adalah mungkin untuk hidup bebas rasa sakit dengan hernia diskus. Hal ini menandakan bahwa tubuh telah mencapai keseimbangan baru dengan lesi dan bahwa tubuh berada dalam keadaan bebas penyakit di mana yin dan yang seimbang dan tubuh sehat. Namun demikian, kita juga harus melihat penerapan terapi alami dari sudut pandang dialektis. Kita tidak boleh terlalu menekankan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri dan mengejar terapi alami. Ketika penyakit telah berkembang melampaui kemampuan pasien untuk menyembuhkan dirinya sendiri, dan ketika terapi alami tidak dapat bekerja, tingkat kekuatan eksternal tertentu (obat-obatan, pembedahan) harus digunakan untuk membantu tubuh membangun kembali keseimbangan baru.