Lima kesalahpahaman yang menyebabkan dwarfisme seumur hidup pada anak-anak

  Mitos 1: Tinggi badan anak ditentukan oleh genetika Genetika adalah pedang bermata dua; anak dengan orang tua pendek bisa tumbuh tinggi; anak dengan orang tua tinggi bisa tumbuh pendek. Para ahli mengatakan bahwa faktor keturunan hanya menyumbang 23% dari faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi badan anak, dan melalui intervensi, anak perempuan dapat tumbuh ekstra 14-20cm dan anak laki-laki 6-24cm.  Banyak orang tua berpikir bahwa anak-anak mereka tidak tumbuh karena bukan waktu yang tepat, dan bahwa mereka harus membiarkan anak-anak mereka tumbuh secara alami dan menunggu sampai mereka berhenti tumbuh dengan sendirinya. Tetapi orang tua tidak tahu: ketika anak-anak tidak tumbuh secara alami, epifisis mereka sering mulai menutup dan potensi tinggi badan mereka sudah dibatasi. Kemungkinan untuk pengobatan lebih lanjut sangat kecil!  Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melihat situs webnya. Jika pertumbuhan tinggi badan anak kurang dari 5 cm per tahun, maka orang tua harus memperhatikannya dan pergi ke rumah sakit biasa pada waktunya.  Mitos 4: Saya pikir anak saya sehat, bagaimana dia bisa terkena dwarfisme? Dwarfisme tidak jauh dari kebenaran. Namun demikian, dengan ilmu pengetahuan saat ini, dwarfisme dapat dengan mudah dideteksi dan diobati sebelum epifisis menutup, dan impian anak untuk tumbuh lebih tinggi dapat diwujudkan.  Mitos 5: Menggunakan produk penambah tinggi badan secara membabi buta Ada banyak jenis obat penambah tinggi badan dan makanan penambah pertumbuhan di pasaran yang mengandung hormon seks dan sebagainya.