90% orang tua dari anak-anak yang bertubuh pendek tidak tahu bahwa “bertubuh pendek adalah penyakit”

  Mengapa anak-anak tidak tumbuh lebih tinggi meskipun memiliki nutrisi yang baik? Mengapa seorang anak bisa pendek meskipun orang tuanya tinggi? Apakah tinggi badan ditentukan oleh genetika?  Penelitian medis modern telah membuktikan bahwa genetika menyumbang sepertiga dari faktor yang menentukan tinggi badan. Perawakan pendek pada dasarnya merupakan kondisi yang bisa diobati dan harus ditangani secara serius oleh orang tua.  Mengapa banyak anak yang secara tidak sengaja tertunda ketinggiannya oleh orang tua mereka? Survei menemukan bahwa 97% orang tua dari anak-anak yang bertubuh pendek menyadari bahwa anak mereka pendek, tetapi hanya 1,6% yang menyadari bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh suatu penyakit. Persentase orang tua yang tidak mengetahui tentang penyakit ini dan tidak memiliki pengetahuan dasar (misalnya, tinggi badan rata-rata untuk setiap kelompok usia, penyebab penyakit) adalah 41,9 persen. 32,3% orang tua tidak berpikir bahwa perawakan pendek adalah penyakit, tetapi anak mereka tumbuh terlambat dan akan tumbuh lebih tinggi nantinya. Mereka yang tahu bahwa pengobatan diperlukan, tetapi biaya pengobatan terlalu tinggi bagi mereka, mencapai 29%. 16,1 persen anak-anak membeli obat penambah tinggi badan atau perawatan kesehatan karena mereka percaya pada iklan kalsium dan penambah tinggi badan. 12,9% tidak memperhatikan tinggi badan anak mereka dan tidak melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Orang tua yang tidak mengetahui tinggi rata-rata kelompok usia anak mereka mencapai 56,9 persen.  Hampir separuh dari orang tua yang diwawancarai mengaitkan perawakan pendek anak mereka dengan “pertumbuhan yang terlambat” dan “pilih-pilih makanan”. Mereka mengambil langkah-langkah seperti meningkatkan nutrisi, latihan fisik, suplemen vitamin dan suplemen penambah tinggi badan, sementara lebih dari 20 persen orang tua tidak mengambil tindakan apa pun untuk mengatasi perawakan pendek anak-anak mereka. Sebagian besar orang tua tidak melihat perlunya membawa anak-anak mereka ke rumah sakit untuk menjalani tes guna menentukan penyebab perawakan pendek anak mereka.  Perawakan pendek adalah penyakit dan penyebab utamanya adalah kekurangan hormon pertumbuhan dalam tubuh. Genetika hanya menyumbang sepertiga dari faktor yang menentukan tinggi badan dan kondisi lingkungan menyumbang dua pertiga. Dalam hal teknologi medis saat ini, perawakan pendek yang disebabkan oleh faktor genetik dapat diobati jika intervensi dilakukan pada waktu yang tepat.  Penyakit pertama yang mempengaruhi tinggi badan adalah perawakan pendek yang disebabkan oleh kekurangan atau kekurangan produksi hormon pertumbuhan. Jika kelainan ini tidak diobati sejak dini, tinggi akhir anak saat dewasa mungkin hanya sekitar 1,30 meter, yaitu dwarfisme. Hal ini diikuti oleh kondisi-kondisi seperti pubertas sebelum waktunya, hipotiroidisme, fungsi adrenokortikal yang abnormal, dwarfisme idiopatik, serta anak-anak yang lebih muda dari usia kehamilan dan perkembangan tulang yang tidak normal, yang semuanya dapat menyebabkan perawakan pendek.  Masalah dwarfisme tidak perlu ditakuti, tetapi harus diberi perhatian dan fokus, pemeriksaan medis secara teratur, deteksi dini dan diagnosis dini. Jangan mencari pertolongan medis secara membabi buta, tetapi pergilah ke dokter anak atau dokter anak perkembangan di rumah sakit biasa.