Apakah prostatitis berubah menjadi kanker lebih dari biasanya?

Penderita prostatitis memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat daripada orang normal. Kanker prostat (PCa) adalah tumor ganas yang paling umum pada sistem reproduksi pria, penyebabnya belum diketahui dan mungkin terkait dengan genetika, lingkungan dan hormon seks. Fungsi sekresi prostat diatur oleh testosteron androgen, dan hormon luteinisasi gonadotropin memainkan peran tidak langsung. Prostatitis mengacu pada peradangan akut dan kronis pada kelenjar prostat yang disebabkan oleh infeksi spesifik dan non-spesifik, yang mengakibatkan gejala sistemik atau lokal. Stimulasi inflamasi prostat yang berkepanjangan dan berulang dapat mendorong terjadinya kanker prostat. Studi nasional menggambarkan bahwa prostatitis kronis histologis memiliki efek yang signifikan terhadap PSA, skor Gleason dan tingkat metastasis kanker prostat, yang mendorong perkembangan kanker prostat. Jika prostatitis dicurigai atau didiagnosis, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk penilaian komprehensif terhadap kondisi tersebut dan mengikuti instruksi dokter untuk bekerja sama dengan pengobatan, agar tidak menunda kondisi tersebut.