Mengantuk patologis adalah gangguan kesadaran ringan. Penyebab mengantuk pada lansia tidak mudah ditentukan, sehingga gejala mengantuk saja tidak dapat menentukan berapa lama seseorang dapat hidup. Narkolepsi adalah gejala dari banyak penyakit dan waktu bertahan hidup bervariasi tergantung pada penyebabnya. Pertama, perhatian harus diberikan pada apakah orang lanjut usia kurang makan, kehilangan berat badan, atau menderita malnutrisi. Perhatian juga harus diberikan pada orang lanjut usia yang telah mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk waktu yang lama, sehingga jenis obat dan dosis obat dapat dipastikan dan apakah telah terjadi kelalaian atau overdosis. Juga pantau pasien untuk mengetahui tekanan darah, gula darah dan kondisi lain yang mendasarinya, seperti suplai darah yang tidak memadai ke arteri vertebrobasilar yang menyebabkan kantuk. Jika hal ini berkembang menjadi trombosis arteri vertebrobasilar, dapat menyebabkan penyakit serebrovaskular akut, yang dapat menyebabkan kematian dalam beberapa hari atau bahkan beberapa jam. Perhatian juga harus diberikan pada aspek psikosomatik pasien, seperti depresi. Pemeriksaan terperinci harus dilakukan pada lansia untuk narkolepsi untuk melihat apakah ada faktor patologis, dan pengobatan berdasarkan penyebabnya dianjurkan untuk menyingkirkan penyebabnya.