Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyakit pernapasan penting yang meliputi bronkitis kronik dan emfisema obstruktif. Jika tidak diobati, penyakit ini juga dapat menyebabkan penyakit jantung paru kronis, gagal napas dan gagal jantung, yang dapat mengancam jiwa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa PPOK merupakan penyebab kematian keempat di seluruh dunia setelah penyakit jantung, penyakit serebrovaskular dan infeksi paru-paru akut, dan penyebab kematian keempat setelah AIDS, yang dikenal sebagai ‘pembunuh tak kasatmata’. Apa saja faktor risiko PPOK? Merokok dan polusi lingkungan adalah alasan utama peningkatan PPOK. Jenis rokok dan usia mulai merokok memiliki dampak yang signifikan terhadap prevalensi PPOK. Selain itu, orang dewasa yang merokok secara pasif memiliki peluang 10% hingga 40% lebih besar untuk terkena PPOK. Apa saja gejala utama PPOK? Batuk, dahak dan sesak napas saat beraktivitas. Apa pencegahan dan perawatan PPOK? 1. Berhenti merokok, kendalikan polusi kerja dan lingkungan, serta kurangi menghirup gas dan partikel berbahaya. 2. Perhatikan ventilasi di rumah Anda untuk menjaga udara tetap segar dan bersih. 3, sebagai tanggapan terhadap perubahan musim, menambah dan mengurangi pakaian pada waktu yang tepat, bekerja secara moderat, terutama di musim dingin dan musim semi, Anda harus mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah pilek dan flu, seperti moksibusi kaki tiga mil, menggosok hidung, memijat titik Ying Xiang, menggosok titik Hegu atau menstimulasi titik-titik akupunktur cuping telinga. Vaksinasi influenza secara teratur tersedia. 4, diet harus ringan dan mudah dicerna, sementara kaya nutrisi, lebih banyak makanan yang kaya vitamin A dan vitamin C, seperti: daging tanpa lemak, ikan, telur, susu, produk kedelai, sayuran segar, dll, hindari terlalu kenyang, hindari rasa dingin, pedas, berlemak dan kental. 5, pengobatan musim panas penyakit musim dingin – yaitu, di musim panas untuk menambah paru-paru, memperkuat limpa dan menghangatkan ginjal, dapat mendukung kebenaran, menghilangkan dahak dan minum untuk membersihkan tubuh dari kejahatan yang mudah menguap. Seperti penyakit musim dingin, perawatan akupresur musim panas, dll. 6, biasanya memperhatikan latihan fungsi pernapasan: seperti melakukan pernapasan pencabutan bibir, meniup balon. 7 . Latihan rehabilitasi sedang untuk meningkatkan kualitas tubuh dan meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan perubahan lingkungan eksternal, seperti taijiquan, qigong, delapan-danjin atau jogging, hiking, berenang, dll. Kapan pasien PPOK membutuhkan perhatian medis segera? Pasien PPOK yang mengalami peningkatan sesak napas, sering disertai dengan mengi, sesak dada, batuk yang meningkat, peningkatan volume dahak, perubahan warna atau kekentalan dahak, serta gejala sistemik seperti demam, tidak enak badan, dan kelelahan, merupakan tanda-tanda eksaserbasi PPOK akut dan membutuhkan perhatian medis segera untuk menghindari penundaan kondisi mereka.