Telah terbukti bahwa depresi berhubungan dengan konsentrasi celah sinaptik 5-HT di otak, neurotransmitter yang disintesis oleh neuron di otak dengan menggunakan triptofan sebagai prekursor, yang melaluinya neuron mengirimkan pesan kesenangan sehingga orang dapat merasa bahagia. Karena triptofan adalah asam amino esensial yang tidak dapat disintesis di dalam tubuh dan hanya dapat dikonsumsi melalui makanan, maka makanan yang kaya akan triptofan dapat memberi kita lebih banyak bahan mentah untuk menghasilkan pemancar kesenangan. Seseorang membutuhkan antara 100 dan 500 mg triptofan per hari untuk memenuhi kebutuhannya. Jenis makanan apa saja yang mengandung triptofan tinggi? Jumlah triptofan tertinggi ditemukan pada kacang-kacangan berbunga, yang mengandung 986 mg triptofan per 100 gram. Diikuti oleh millet, ikan, susu, daging merah, pisang, cokelat, dan bayam, yang juga kaya akan triptofan. Inilah sebabnya mengapa penting untuk tidak pilih-pilih makanan dan variasi makanan diperlukan untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang. Tentu saja, selain kandungan triptofan, Anda juga harus memilih apa yang Anda makan sesuai dengan kondisi metabolisme Anda yang lain dan tidak terlalu berat sebelah. Di masa lalu, orang telah menderita fibromyalgia dan eosinofilia setelah mengonsumsi suplemen kaya triptofan. Ini adalah contoh efek buruk yang mungkin terjadi akibat konsumsi suplemen yang disengaja dan menunjukkan bahwa intervensi kehidupan dapat dilakukan dengan cara yang lebih alami, seperti melalui terapi diet.