Folikel berukuran 17*11mm dengan lapisan setebal 6,5mm memiliki peluang yang lebih rendah untuk hamil.
Dalam keadaan normal, folikel wanita perlu berkembang menjadi 18mm atau lebih untuk menjadi folikel yang matang, dan folikel yang matang akan pecah dan berovulasi di bawah pengaruh hormon luteinising. Jika sel telur dan sperma bergabung membentuk sel telur yang telah dibuahi, maka ketebalan lapisan rahim adalah 8~12mm.
Oleh karena itu, jika folikel dominan berukuran 17 * 11mm pada saat ovulasi, kemungkinan terjadinya ovulasi kecil, ditambah lagi dengan ketebalan lapisan rahim yang juga tidak sesuai untuk tempat tidur sel telur yang telah dibuahi, sehingga kemungkinan terjadinya kehamilan kecil.
Jika ovulasi belum terjadi, folikel yang dominan dan endometrium dapat terus tumbuh dan memenuhi persyaratan untuk pembuahan. Selain itu, masa ovulasi wanita dipengaruhi oleh faktor lingkungan, psikologis dan faktor lainnya, dan mungkin lebih awal atau lebih lambat. Kemungkinan terjadinya kehamilan pada kasus-kasus di atas harus dipertimbangkan oleh tenaga medis profesional sesuai dengan keadaan pasien.