Saat ini, ada sekitar 5 juta pasien dengan artritis reumatoid di Tiongkok, tetapi kesalahan diagnosis dan pengobatan artritis reumatoid yang tidak tepat sering terjadi. Sebuah survei baru-baru ini tentang status diagnosis dan pengobatan artritis reumatoid saat ini menemukan bahwa hanya 23,2% pasien dengan penyakit ini yang pertama kali berkonsultasi dengan ahli reumatologi, sementara sebagian besar pasien pertama kali mengunjungi departemen ortopedi dan penyakit dalam umum. Di Tiongkok, prevalensi artritis reumatoid telah mencapai 0,2% – 0,4%. Ini adalah penyakit autoimun yang dapat menyebabkan nyeri, pembesaran dan bahkan deformasi parah pada persendian, yang mengakibatkan deformitas. Karena proses artritis reumatoid berkembang relatif lambat, sebagian besar pada wanita berusia 30-50 tahun, dan gejala awal penyakit ini, seperti kemerahan, bengkak, dan nyeri panas pada persendian, mirip dengan beberapa penyakit ortopedi yang umum terjadi pada usia paruh baya dan lanjut usia, banyak pasien tahap awal sering berpikir bahwa “tubuh secara alami menua atau tulangnya memburuk” dan bahwa mereka dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat anti-inflamasi dan penghilang rasa sakit atau suplemen kalsium. Namun demikian, kesalahpahaman ini dapat menunda timbulnya penyakit. Namun demikian, kesalahpahaman ini menunda pengobatan terbaik bagi banyak pasien artritis reumatoid dini, sehingga penyakit ini tidak terkendali dan menyebabkan nyeri sendi dan bahkan deformitas, yang menyebabkan kecacatan fisik. Gejala: Pembengkakan dan nyeri sendi simetris Artritis reumatoid ditandai oleh peradangan pada lapisan dalam sendi (membran sinovial), paling sering pada sendi kecil jari tangan, telapak tangan dan pergelangan tangan, yang menyebabkan peradangan, nyeri sendi, kekakuan dan pembengkakan. Jadi, apa saja gejala awal yang kemungkinan terkait dengan artritis reumatoid? Gejala paling langsung dari artritis reumatoid awal adalah nyeri simetris atau pembengkakan pada sendi-sendi kecil, seperti pembengkakan dan nyeri pada sendi tangan, termasuk pergelangan tangan. Kedua, terjadi pembengkakan simultan pada tiga atau lebih persendian. Biasanya, setelah penyakit berkembang ke titik tertentu, persendian pasien akan menjadi cacat. Beberapa pasien akan berkata, “Ketika saya bangun di pagi hari, tangan saya sangat kaku sehingga saya tidak bisa mengepalkan tangan.” Ini dikenal sebagai kekakuan pagi hari, dan kekakuan pagi hari yang khas pada artritis reumatoid cenderung berlangsung lebih dari satu jam. Beberapa pasien mengalami kelelahan fisik yang jelas, yang sebenarnya merupakan salah satu manifestasi sistemik dari artritis reumatoid, dan beberapa pasien juga mengalami demam rendah dan penurunan berat badan. Pengobatan: Pengobatan dini dan peninjauan rutin Artritis reumatoid sering disebut sebagai “kanker mayat hidup” karena tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun demikian, dengan kondisi perawatan medis saat ini, penyakit ini dapat dikelola secara efektif. Namun demikian, para ahli memperingatkan bahwa pengobatan dini dan terapi terstandardisasi sangat penting! Dalam pengobatan artritis reumatoid, ada tiga prinsip yang perlu diingat: pertama, pengobatan dini diperlukan, karena pengobatan dini dapat meredakan rasa sakit dan menghindari perkembangan; kedua, pengobatan gabungan harus ditekankan, baik untuk meredakan gejala maupun untuk mempertimbangkan pengobatan sistemik pasien untuk mengendalikan gejala sepenuhnya, yaitu, untuk mengobati gejala dan akar penyebabnya; dan ketiga, prinsip pengobatan individual harus ditekankan. Sebagian pasien dapat menggunakan obat anti-rematik biologis, yang sangat efektif dan tahan lama dibandingkan dengan obat tradisional. Tidak ada yang namanya artritis reumatoid yang tidak terkendali. Dengan pengobatan standar dan protokol individual, kondisi setiap pasien dapat dikendalikan.