Kista paru pada lansia perlu ditangani sesuai dengan penyebabnya, seperti kebiasaan hidup yang buruk, infeksi parasit, infeksi bakteri, tumor ganas, dll. Setelah diagnosis yang jelas, perawatan umum, pengobatan dan pembedahan akan dilakukan sesuai dengan sifatnya. 1. Kebiasaan hidup yang buruk: merokok dalam jangka panjang dapat menyebabkan kista paru-paru pada lansia. Fenomena ini perlu berhenti merokok tepat waktu, hindari merokok, dan pada saat yang sama mengembangkan kebiasaan hidup yang baik, jika itu adalah lesi jinak, Anda dapat menindaklanjuti secara teratur, tanpa perawatan khusus. 2. Infeksi parasit: kista paru pada lansia juga dapat disebabkan oleh infeksi parasit, yang perlu diobati dengan parasit, seperti albendazole, dan jika kista berukuran besar dan rentan terhadap infeksi, reseksi bedah dapat menjadi pilihan. 3. Infeksi bakteri: kista paru pada lansia yang disebabkan oleh infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik, seperti cefdinir dan azitromisin. Jika kista berukuran kecil dan tidak menunjukkan gejala, kista ini dapat ditindaklanjuti secara teratur dan tidak memerlukan pengobatan khusus, dan jika kista berukuran besar, reseksi bedah dapat dilakukan. 4. Tumor ganas: perubahan ganas pada kista paru pada lansia, yang mengakibatkan penebalan dinding kista, menyebabkan kanker paru, memerlukan reseksi bedah, pemeriksaan patologis pasca operasi, dengan kemoterapi dan radioterapi jika diperlukan. Kista paru pada lansia perlu diobati sesuai dengan penyebab spesifiknya, setelah timbul gejala, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk memperbaiki pemeriksaan, ikuti petunjuk dokter untuk melakukan pengobatan standar, jangan menggunakan obat secara pribadi, agar tidak menimbulkan akibat yang merugikan.