Hemat energi untuk melawan kelelahan akibat kanker

Kanker rentan terhadap kelelahan sebagai efek samping yang umum terjadi pada perkembangan, perkembangan, dan pengobatan kanker, tetapi ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya. Menilai Tingkat Kelelahan Akibat Kanker Anda Pantau tingkat kelelahan akibat kanker Anda dengan membuat catatan selama seminggu untuk mengidentifikasi waktu-waktu di mana Anda merasa paling lelah atau tidak berenergi, serta untuk mengesampingkan faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap kelelahan tersebut. Gejala kelelahan dapat meliputi: mata atau kaki lelah, kelelahan secara umum, bahu kaku, kekurangan energi, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, kelemahan atau ketidaknyamanan, kebosanan atau kurangnya motivasi, kantuk, peningkatan iritabilitas atau ketidaksabaran, gugup atau cemas, dan banyak lagi. Melawan kelelahan akibat kanker melalui metode hemat energi Rencanakan dan aturlah pekerjaan Anda: ubahlah tempat penyimpanan barang untuk mengurangi pengerahan tenaga; delegasikan tugas bila diperlukan; gabungkan kegiatan dan sederhanakan detailnya. Jadwalkan istirahat: Seimbangkan waktu istirahat dan waktu kerja; beristirahat sebelum kelelahan atau sering-seringlah beristirahat sejenak dapat membantu. Bergeraklah dengan kecepatan sedang: kecepatan sedang lebih baik daripada terburu-buru dalam melakukan aktivitas; kurangi pengerahan tenaga secara tiba-tiba atau dalam jangka waktu lama; bergantian antara duduk dan berdiri; fokuslah pada pernapasan untuk membantu Anda rileks ketika merasa kewalahan atau lelah. Berlatihlah dengan mekanika tubuh yang benar: ketika duduk, gunakan kursi dengan sandaran yang baik; duduk tegak dengan punggung tegak; jangan membungkuk saat bekerja; ketika membungkuk, tekuk lutut dan gunakan otot kaki, bukan punggung; jangan membungkuk ke depan di pinggang dengan lutut lurus; membawa beberapa beban kecil, bukannya satu beban besar atau menggunakan gerobak; batasi tugas yang mengharuskan menjangkau di atas kepala untuk meningkatkan kekencangan otot; gunakan peralatan bergagang panjang; simpan barang disimpan di tempat yang lebih rendah. Kenali pengaruh lingkungan: hindari suhu yang ekstrim; hilangkan asap atau asap berbahaya; hindari mandi air panas atau berendam dalam waktu yang lama. Prioritaskan kegiatan Anda; identifikasi apa yang penting bagi Anda dan apa yang dapat didelegasikan; fokuslah pada tugas-tugas yang penting.