Pasien dengan hipertensi dapat berolahraga dengan yoga, tetapi ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan: i. Ketika tekanan darah terlalu tinggi, misalnya, tekanan darah sistolik ≥ 180mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 110mmHg, olahraga, termasuk yoga, tidak disarankan dan ada risiko kejadian kardiovaskular yang merugikan, seperti pendarahan otak, infark miokard, koarktasio aorta, dll. Tekanan darah harus dikontrol dan hanya setelah tekanan darahnya stabil, barulah Anda boleh berolahraga. Anda harus menjaga tekanan darah Anda tetap terkendali dan menunggu sampai stabil sebelum berolahraga. Saat melakukan latihan yoga, disarankan untuk melakukan pemanasan dan beradaptasi secara perlahan untuk menghindari terjadinya efek samping kardiovaskular dan serebrovaskular. Latihan yoga jangka panjang adalah cara yang baik bagi penderita tekanan darah tinggi untuk meningkatkan cadangan jantung, otak, dan paru-paru.