Kanker esofagus adalah salah satu tumor ganas yang paling umum di Tiongkok. Gejala awal kanker esofagus sering tidak terlihat jelas dan dapat dengan mudah terlewatkan, bahkan jika penyakit ini tertunda hingga stadium lanjut. Jika seseorang memiliki pengetahuan dasar tentang penyakit ini dan waspada terhadap gejalanya, tidaklah sulit untuk mendeteksinya secara dini. Gejala awal kanker esofagus dapat mencakup hal-hal berikut: 1. Tersedak dan tersendat saat menelan makanan: biasanya disebabkan oleh menelan nasi kering, roti, dan makanan lain dalam jumlah besar. Gejala ini dapat hilang dengan sendirinya, atau dapat diredakan dengan menelan air, tetapi dapat muncul lagi setelah beberapa hari atau minggu, dan jumlahnya secara bertahap akan meningkat, dan tingkat tersedak juga akan meningkat lagi dan lagi. 2. Nyeri di bagian depan dada saat makan: sensasi ini sering terjadi saat menelan dan bisa terasa seperti terbakar, terjepit, atau bergesekan. Ketika menelan makanan yang kasar, terlalu panas atau mengiritasi (misalnya merica, alkohol yang kuat), rasa sakitnya meningkat, tetapi menghilang setelah menelan. Rasa sakitnya ringan pada awalnya dan lebih jarang terjadi, tetapi dapat menjadi semakin parah dan kambuh lagi di kemudian hari. 3, perasaan benda asing di kerongkongan: biasanya saat menelan perasaan ini, tetapi beberapa pasien yang tidak melakukan tindakan menelan juga merasakan benda asing di kerongkongan, seolah-olah ada sisa makanan yang menempel di dinding kerongkongan, meskipun tidak terasa sakit, tetapi merasa tidak nyaman. 4. Kekeringan dan rasa sesak di tenggorokan: Beberapa pasien sering mengeluhkan rasa kering dan sesak di tenggorokan, atau menggambarkannya sebagai rasa sesak di leher, terutama saat menelan makanan yang kering dan kasar. 5 . Gejala lainnya: Beberapa pasien mungkin mengalami gejala seperti rasa sesak dan tidak nyaman di belakang tulang dada, dan gas rahim. Tip dokter: Pengobatan kanker esofagus adalah pengobatan komprehensif yang sebagian besar didasarkan pada pembedahan. Deteksi dini kanker esofagus memiliki efek pengobatan yang memuaskan dan sebagian besar pasien kanker esofagus stadium awal dapat bertahan hidup untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, mereka yang memiliki gejala-gejala di atas perlu diperhatikan dan harus segera ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan. Diagnosis dini dan pengobatan dini kanker kerongkongan dapat secara signifikan meningkatkan efek pengobatan.