Kanker hati dapat dibagi menjadi kanker hati primer dan sekunder. Penyebab pastinya tidak sepenuhnya dipahami, tetapi pembentukan kanker hati adalah proses peninjauan dan dikaitkan dengan sejumlah faktor, tidak terkecuali stimulasi alkohol jangka panjang. Meskipun konsumsi alkohol jangka panjang tidak secara langsung menyebabkan kanker hati, alkohol setara dengan katalisator dan bila dikombinasikan dengan faktor lain, seperti faktor lingkungan, faktor diet dan kerusakan farmakologis, dapat menyebabkan perkembangan kanker hati. Oleh karena itu, konsumsi alkohol jangka panjang tidak dianjurkan dan merugikan kesehatan hati.
Peminum jangka panjang yang mengalami gejala seperti rasa sakit dan ketidaknyamanan di daerah hati, kelemahan, kelesuan, sakit kuning, diare, asites dan oedema tungkai bawah disarankan untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk tes seperti USG atau CT untuk memeriksa lesi hati, yang juga dapat dikombinasikan dengan tes penanda serum untuk kanker hati untuk menentukan apakah itu adalah kanker hati. Jika kanker hati dikonfirmasi, maka harus diobati dengan pembedahan, radioterapi dan kemoterapi.
Pasien harus menjauhkan diri dari alkohol dan harus menjalani diet tinggi protein dan rendah lemak, serta suplemen vitamin B, C, K dan asam folat yang sesuai, dan pengobatan dalam kasus yang parah.