Pemeriksaan postural pasien dalam posisi paksa

    Seorang pasien dalam posisi paksa tidak mampu menyesuaikan atau mengubah posisi anggota tubuh dengan kekuatan mereka sendiri, dan dengan demikian berada dalam keadaan tetap dan tidak nyaman, yaitu dalam posisi pasif.  Pemeriksaan klinis pasien dalam posisi paksa dilakukan: 1. Pemeriksaan fisik Mengambil riwayat medis memberi kita kesan dan wawasan awal, dan juga memandu kita untuk memiliki gambaran tentang sifat penyakit.  2. Tes laboratorium Tes laboratorium harus didasarkan pada materi objektif yang diperoleh dari anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk generalisasi dan analisis, yang darinya beberapa kemungkinan diagnostik disarankan, dan kemudian pertimbangan lebih lanjut diberikan pada tes laboratorium yang akan mengkonfirmasi diagnosis.