Adanya kreatinin darah yang rendah pada sindrom nefrotik mungkin berhubungan dengan malnutrisi, kelainan metabolisme dan kurangnya otot tubuh.
1. Malnutrisi: kreatinin darah yang rendah tidak dapat menunjukkan gangguan fungsi ginjal. Jika pasien kurang mengonsumsi protein eksogen, produksi kreatinin metabolit protein akan berkurang, dan kadar kreatinin dalam serum akan rendah.
2. Metabolisme yang tidak normal: karena penyakit atau beberapa faktor tidak dapat mengasup protein, atau gangguan metabolisme protein, juga akan membuat produksi kreatinin metabolit protein tubuh berkurang, sehingga dapat menurunkan kadar kreatinin dalam serum.
3. Kurangnya otot tubuh: kreatinin darah yang rendah pada sindrom nefrotik juga dapat disebabkan oleh rendahnya kadar otot dalam tubuh.
Disarankan agar pasien berkonsultasi dengan rumah sakit tepat waktu untuk mengetahui penyebabnya dan mengikuti petunjuk dokter untuk mendapatkan pengobatan standar.