Kedutan wajah yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak disengaja, tidak dapat digeneralisasi, karena penyebabnya meliputi alasan fisiologis dan patologis. Kedutan pada wajah umumnya dikaitkan dengan kejang wajah dan kejang fokal pada epilepsi. Kejang wajah adalah salah satu gangguan neurologis yang umum terjadi dan dapat diklasifikasikan sebagai fisiologis atau patologis. Kejang wajah fisiologis sebagian besar disebabkan oleh kelelahan, begadang dan ketegangan mental, dan biasanya merupakan kedutan sementara. Kejang otot wajah patologis biasanya disebabkan oleh kompresi segmen intrakranial saraf wajah oleh pembuluh darah dan tumor, dan pasien dengan gejala yang berkepanjangan disarankan untuk menjalani CT kranial atau MRI kranial untuk mengidentifikasi penyebabnya. Pasien dapat diobati dengan karbamazepin oral untuk meredakan gejala atau dengan dekompresi saraf wajah atau reseksi tumor intrakranial. Untuk kejang wajah yang tiba-tiba akibat kejang fokal, pasien perlu menjalani EEG untuk memastikan diagnosis dengan pengobatan anti-epilepsi. Pasien dengan kedutan wajah dapat dipijat dengan tepat, dan kompres panas juga dapat diberikan untuk meningkatkan sirkulasi darah lokal dan membantu pemulihan dari kejang otot wajah.