Pusar dapat didesinfeksi dan kemudian dilembutkan dengan kompres basah untuk melembutkan kotoran dan menghilangkannya, menghindari peradangan yang disebabkan oleh pembersihan yang keras. Orang normal akan memiliki banyak kotoran hitam di pusar, yang mempengaruhi estetika, ketika membersihkan dengan tidak benar juga dapat menyebabkan infeksi bakteri, yang mengakibatkan abses peri-umbilikalis. Cara yang benar untuk membersihkan adalah: pertama-tama pilihlah untuk menggunakan alkohol atau povidone-yodium untuk desinfeksi pusar dan kulit di sekitarnya, lalu gunakan pelumas untuk melembutkan, membasahi kotoran, saat kotoran menjadi lunak, gunakan penyeka kapas atau pinset untuk mengeluarkannya, dan jangan bersihkan dengan keras. Beberapa orang membersihkan pusar dengan cara yang tidak tepat, dapat menyebabkan infeksi di sekitar pusar, atau bahkan pembentukan abses periumbilikalis. Disarankan untuk mencari saran medis tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk mengonsumsi amoksisilin, levofloksasin, dan antibiotik lain untuk pengobatan anti-infeksi, karena abses periumbilikalis juga memerlukan sayatan dan drainase, dan penggantian obat secara teratur.