Berbaring di atas bantal dapat meredakan kolik sampai batas tertentu, terutama dengan menyebabkan tekanan pada perut, tetapi efeknya terbatas.
Kolik paling sering terjadi pada bayi dan dapat diatasi dengan metode berikut.
1. Intervensi perilaku kognitif: pertama-tama, orang tua harus menyadari bahwa kecemasan tidak dapat efektif dalam menenangkan anak, sehingga untuk menenangkan diri, dan kemudian memilih pijat sentuhan bayi, manipulasi knalpot, “metode pembungkus”, “penahan kolik” dan metode lain untuk meredakan kolik anak.
2. Intervensi diet: Sesuaikan pola makan ibu, yaitu diet hipoalergenik, dan pastikan ASI cukup. Bayi yang diberi susu formula sebaiknya diberi susu formula hipoalergenik atau susu formula protein kedelai.
3. Obat-obatan: Saat ini, obat yang paling sering digunakan untuk kolik pada bayi termasuk sukrosa atau dekstrosa, laktase, dan zat antifoaming dimetilsiloksan.
4. Suplementasi probiotik: Probiotik dapat meningkatkan fungsi penghalang epitel dan menghambat pertumbuhan bakteri patogen usus, sehingga mengurangi respons inflamasi. Namun, mereka harus digunakan dengan hati-hati untuk anak-anak yang kekurangan imun dan sakit kritis.
5. Pijat anak: Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pijat anak memiliki efek meningkatkan flora usus. Sebagai contoh, chiropraktik dapat meningkatkan skor alergi anak-anak, meningkatkan kolonisasi probiotik.
Kolik sangat umum terjadi pada pediatri dan penyebabnya sangat kompleks. Jika kolik terjadi dan pasien tidak dapat mengatasinya sendiri, mereka harus pergi ke rumah sakit dan dirawat di bawah bimbingan dokter.