Disfonia spasmodik adalah gangguan kejang yang dapat diobati

Disfonia spasmodik: Ini adalah ketika sering terjadi jeda yang tidak disengaja saat berbicara, disertai dengan kesulitan ventilasi. Hal ini terutama disebabkan oleh kejang otot laring saat berbicara yang menyebabkan penutupan sementara ruang vokal, jeda pada suara dan kesulitan ventilasi. Pasien-pasien ini tidak dapat berbicara dan berkomunikasi secara normal dan sangat kesakitan. Hal ini mempengaruhi kehidupan dan pekerjaan. Saat ini, dengan menggunakan lokalisasi elektromiografi, otot laring yang kejang (arytenoids) dapat diobati dengan menyuntikkan toksin botulinum tipe A secara tepat ke dalamnya. Metode pengobatan ini telah diakui oleh rekan-rekan nasional dan internasional. Gambar 1 menunjukkan seorang pasien wanita lanjut usia di pusat kami yang mengalami jeda pada suaranya saat berbicara, sementara pita suaranya terlihat pada laringoskopi serat optik. Gambar 2 menunjukkan pasien ini menerima injeksi toksin botulinum tipe A ekstrasorporeal invasif minimal invasif di bawah lokalisasi elektromiografi.