Mengobati tekanan darah tinggi: tahukah Anda betapa pentingnya pengendalian berat badan?

Data survei menunjukkan bahwa risiko hipertensi 5-6 kali lebih tinggi pada orang yang mengalami obesitas berusia 20-45 tahun dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal. Pengendalian berat badan secara aktif dapat secara signifikan mengurangi insiden dan prevalensi hipertensi. Rata-rata penduduk dewasa Amerika Serikat kelebihan berat badan 4,5 kg, jika berat badan rata-rata semua penduduk berkurang 4,5 kg, akan membuat 50 juta pasien hipertensi tekanan darah berkurang ke tingkat normal, dan dengan demikian secara signifikan mengurangi kejadian penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit ginjal serta tingkat kematian dan kecacatan. Meskipun data statistik berskala besar di Tiongkok masih kurang, data dari beberapa survei sampel kecil menunjukkan temuan yang serupa. Hasil penelitian ini sepenuhnya menunjukkan pentingnya pengendalian berat badan untuk pengobatan antihipertensi. Mekanisme penurunan berat badan mempengaruhi tekanan darah belum sepenuhnya dipahami. Secara umum, penurunan berat badan terutama dicapai melalui kontrol diet dengan peningkatan latihan fisik. Mengurangi asupan kalori dan asupan garam selama pengendalian diet dapat membantu menurunkan tekanan darah, sementara meningkatkan aktivitas fisik juga dapat memberikan efek yang menguntungkan pada tekanan darah. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa volume lemak tubuh, bukan berat badan, yang benar-benar terkait dengan tingkat tekanan darah. Kandungan mineral tulang dan peningkatan massa otot rangka dapat meningkatkan berat badan, tetapi tidak meningkatkan tekanan darah. Semakin tinggi persentase lemak tubuh, semakin kuat hubungan antara berat badan dan tekanan darah. Oleh karena itu, untuk mengurangi tingkat tekanan darah, sangat penting untuk mengurangi kadar lemak tubuh. Karakteristik distribusi lemak tubuh juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi tekanan darah. Peningkatan volume lemak visceral (yaitu, obesitas sentripetal) lebih mungkin menyebabkan peningkatan tekanan darah daripada peningkatan volume lemak subkutan. Rasio pinggang-pinggul adalah indikator sederhana karakteristik distribusi lemak, dengan rasio pinggang-pinggul yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih besar serta kejadian jantung dan stroke. Cara paling aman dan efektif untuk mengurangi berat badan adalah dengan menggabungkan kontrol diet dengan peningkatan aktivitas fisik. Mengontrol asupan makanan tanpa meningkatkan aktivitas fisik atau meningkatkan aktivitas fisik tanpa mengontrol asupan kalori bukanlah cara yang efektif untuk menurunkan berat badan. Lebih penting lagi, menjaga berat badan yang ideal tidak hanya membantu menjaga tekanan darah yang sehat, tetapi juga mengurangi kejadian dislipidemia, disglikemia, dan faktor risiko kardiovaskular lainnya, serta risiko kejadian kardiovaskular.