Penyumbatan kapiler jantung biasanya tidak memerlukan implantasi stent karena kapiler terlalu tipis untuk pemasangan stent, dan biasanya diobati dengan obat atau terapi trombolitik.
Penyumbatan kapiler jantung dapat menyebabkan gangguan mikrosirkulasi jantung, yang dapat menyebabkan gejala iskemia miokard, seperti sesak dada dan nyeri dada. Umumnya, ketika gangguan mikrosirkulasi terjadi karena kapiler terlalu halus, pemasangan stent biasanya tidak dapat dilakukan, karena diameter stent yang paling tipis adalah sekitar 2,25 mm. Sebagian besar pengobatan adalah farmakologis, termasuk agregator antiplatelet seperti aspirin, pengatur lipid seperti atorvastatin, metoprolol untuk memperbaiki iskemia, dan nicorandil untuk memperbaiki mikrosirkulasi.
Stent jantung dan cangkok bypass umumnya mengatasi lesi pada arteri koroner utama dan cabang-cabang utamanya, seperti cabang turun anterior, cabang sirkumfleksa, dan stenosis parah lainnya pada pembuluh darah besar. Batang utama arteri koroner adalah pembuluh darah utama yang memasok suplai darah ke jantung, dan kapiler berada di pinggiran, dan gangguan mikrosirkulasi sebagian besar diobati dengan obat-obatan.
Jika pasien mengalami penyumbatan kapiler jantung, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk angiografi koroner dan tes lain untuk menilai kondisi spesifik arteri koroner, dan mengukur indeks resistensi mikrosirkulasi jika perlu, dan kemudian mengobati secara wajar di bawah bimbingan dokter.