1. Kata “kanker” dalam bahasa Inggris berasal dari kata Yunani “kepiting”, karena bentuk massa kanker yang menyerang dan tumbuh ke dalam jaringan normal di sekitarnya menyerupai capit kepiting. 2. Pada tahun 1804, operasi anestesi umum pertama di dunia dilakukan pada seorang wanita dengan kanker payudara. 3. Tembakau adalah faktor risiko kanker terbesar, menyebabkan lebih dari 1/5 kematian akibat kanker. Selain itu, 1/5 kanker lainnya disebabkan oleh infeksi kronis, seperti kanker serviks yang disebabkan oleh HPV dan kanker hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. 4. Dengan pengobatan yang lebih baik, kanker tidak lagi menjadi penyebab kematian dan saat ini terdapat 28 juta penyintas kanker di seluruh dunia. Beberapa jenis kanker tertentu, seperti kanker testis pada pria, juga menghasilkan human chorionic gonadotropin (hCG). Ini berarti bahwa kanker testis dapat dideteksi dengan tes kehamilan dini (tetapi tidak semua kanker testis memiliki peningkatan hCG). 6, Mastektomi pertama yang tercatat terjadi pada tahun 548 M. Pasiennya, Theodora, adalah seorang ratu Bizantium pada saat itu. 7, Ilmuwan Jepang telah melatih anjing Labrador hitam yang dapat mengendus peluit seseorang untuk menentukan apakah orang tersebut adalah pasien kanker kolorektal. Melalui penelitian tersebut, ditemukan bahwa tingkat akurasi anjing tersebut dalam mengendus pasien kanker mencapai 98 persen. 8, kejadian kanker payudara pada payudara kiri, secara signifikan lebih tinggi daripada payudara kanan. Para ilmuwan belum menemukan penjelasan yang masuk akal sejauh ini. Selain itu, para ilmuwan juga menemukan bahwa wanita yang kidal lebih mungkin terkena kanker payudara. 9. Rata-rata, sel kanker berkembang biak setiap 100 hari. Artinya, dibutuhkan setidaknya 10 tahun untuk 1 sel kanker berkembang biak hingga mencapai titik di mana ia dapat dideteksi (berdiameter 1 cm)! Anda tidak dapat mengetahui pengetahuan kanker di atas, itu tidak mempengaruhi kehidupan dan kematian di masa depan. Tetapi Anda harus tahu: lebih dari 30% kanker dapat dicegah dengan berhenti merokok, mengendalikan alkohol, makan makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur. Dan diagnosis dini dan pengobatan kanker yang agresif dapat secara signifikan meningkatkan prognosis dan kelangsungan hidup.