Kehilangan memori pada lansia mungkin merupakan pendahulu dari demensia, atau mungkin merupakan fenomena fisiologis yang normal, atau mungkin disebabkan oleh kecelakaan serebrovaskular dan faktor lainnya.
1. Penyakit Alzheimer: Penyakit Alzheimer adalah sejenis penyakit neurodegeneratif yang terutama terjadi pada orang tua, dan pasien mungkin mengalami gangguan memori, afasia, dan gejala lainnya, dan gejala pertama adalah gangguan memori pada kejadian baru-baru ini, sehingga kehilangan memori mungkin merupakan prekursor demensia.
2. Fenomena fisiologis normal: Dengan bertambahnya usia, semua organ tubuh manusia memasuki proses penuaan. Sebagian lansia mungkin mengalami penurunan daya ingat dan kognitif, yang merupakan fenomena fisiologis yang normal.
3. Kecelakaan serebrovaskular: Misalnya, infark serebral yang umum terjadi disebabkan oleh nekrosis iskemik dan pelunakan jaringan otak yang terbatas karena gangguan sirkulasi darah, iskemia dan hipoksia di otak. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gejala kehilangan memori pada pasien.
Ada banyak faktor yang mungkin terkait dengan kehilangan memori pada lansia, dan gejala spesifik pasien harus dipertimbangkan untuk menentukan apakah itu merupakan prekursor demensia, seperti manifestasi utama dari gangguan memori dari kejadian baru-baru ini, kemudian kemungkinan demensia dipertimbangkan.