Bagaimana orang tua dapat merawat dan menangani anak hiperaktif secara ilmiah

Menggunakan pujian untuk membuat anak patuh Perhatian positif dan pujian dapat memperkuat perilaku kepatuhan. Kunci dari teknik ini adalah memberikan umpan balik yang tepat waktu dan bagi orang tua untuk meningkatkan gaya pengawasan mereka sendiri untuk meningkatkan perilaku kepatuhan anak secara sadar. (1) Tujuan: (1) Menangkap kilasan kecemerlangan untuk meningkatkan kepatuhan; (2) Belajar memberikan instruksi yang efektif untuk melatih anak agar patuh. (2) Metode: Hal pertama yang harus dilakukan pada tahap ini adalah mengamatinya dengan seksama, menangkap kilatan-kilatannya, dan memujinya dengan segera setiap kali dia mematuhi permintaan Anda: “Saya senang kamu melakukan apa yang saya perintahkan”, “Lihatlah… … betapa kompetennya kamu”, “Terima kasih ……” Hal kedua yang harus dilakukan adalah dengan sengaja meluangkan waktu beberapa menit untuk melatih anak Anda dalam perilaku kepatuhan. Pilihlah waktu luang anak dan berikan instruksi yang sangat sederhana dan lembut untuk membantu orang tua melakukan sesuatu yang kecil, seperti “Ambilkan pensil” atau “Ambilkan handuk biru”, kami menyebutnya “perintah ambilkan”. Kami menyebutnya “perintah mengambil” dan biasanya memilih sesuatu yang disukai anak dan hanya membutuhkan tangan anak. Berikan lima atau enam perintah ini secara berurutan untuk dilakukan anak, tetapi hanya buat satu permintaan dalam satu waktu. Jika anak melakukan pekerjaan dengan baik, pastikan untuk memberikan pujian khusus, seperti “Mama senang kamu melakukan apa yang Mama minta” atau “Terima kasih telah melakukan apa yang Mama minta”. Selanjutnya, buatlah permintaan untuk terus melakukan hal ini sehingga anak menyadari betapa mudahnya mengikuti perintah. Coba lakukan hal ini beberapa kali sehari, karena sebagian besar anak kompeten karena kesederhanaan tugas, ini memberikan kesempatan bagi orang tua untuk mengidentifikasi kekuatan anak dan memujinya, terkadang anak mengalami kesulitan untuk memenuhi setiap permintaan dan dapat melewati permintaan tersebut dan membuat permintaan lain. Ketelitian. (3) Tindakan pencegahan 1. Untuk melatih perilaku kepatuhan anak, pilihlah waktu luang anak dan saat suasana hatinya sedang baik, dan biarkan anak melakukan apa yang dia sukai, biasanya bukan pekerjaan rumah; 2. Berikan umpan balik pada waktu yang tepat: segera setelah mengajukan permintaan kepada anak, berikan umpan balik atas hasil perilaku, jangan pergi untuk melakukan urusan Anda sendiri, tinggallah bersama anak dan berikan perhatian dan pujian tepat waktu; 3. Berikan pujian kepada anak ketika dia melakukan sesuatu yang baik. 4. Berikan pujian khusus kepada anak Anda jika dia melakukan sesuatu seperti mengikuti aturan atau tugas tanpa diperintahkan, karena ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk mengajari anak Anda untuk berpartisipasi secara sadar dalam pekerjaan rumah tangga dan mengikuti aturan keluarga. 6. Jika anak tidak patuh, anak harus ditangani dengan cara yang biasa dan tidak ada hukuman baru yang harus digunakan. Setelah langkah latihan ini, banyak orang tua akan merasakan perubahan yang sangat signifikan dalam cara anak-anak mereka memperlakukan instruksi orang dewasa. Ketika setiap hal kecil yang diminta untuk dilakukan oleh anak dilakukan dengan baik, atau ketika sebagian besar permintaan orang tua dilakukan oleh anak dan orang tua dapat dengan mudah memberikan penguatan untuk setiap perilaku kepatuhan, maka inilah saatnya untuk beralih ke langkah berikutnya.