Mengonsumsi tablet tekanan darah sebelum tidur lebih efektif Mengonsumsi tablet tekanan darah sebelum tidur lebih efektif dan dapat mengurangi risiko serangan jantung dan kematian dini. Hal ini ditemukan dalam penelitian di Spanyol, yang melibatkan sekitar 20.000 orang dewasa dengan tekanan darah tinggi (usia rata-rata 60 tahun), separuhnya diminta untuk meminum tablet tekanan darah sebelum tidur dan separuhnya lagi saat bangun tidur. Mereka ditindaklanjuti selama rata-rata enam tahun, di mana sekitar satu dari sepuluh orang mengalami serangan jantung, gagal jantung atau stroke, atau meninggal dunia karena penyakit kardiovaskular. Studi ini menemukan bahwa orang yang mengonsumsi obat antihipertensi sebelum tidur memiliki tekanan darah yang lebih rendah secara signifikan di malam hari dan 45% lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami serangan jantung dan stroke. Kecuali jika Anda mengonsumsi diuretik, yang mungkin berarti Anda harus bangun di malam hari untuk buang air kecil, mengonsumsinya di malam hari tidak memiliki efek negatif. Tetapi sebelum membuat perubahan apa pun pada cara Anda menggunakan obat Anda, terutama jika Anda mengonsumsi beberapa obat lain, Anda mungkin ingin berbicara dengan dokter yang bersangkutan terlebih dahulu. Penelitian ini diterbitkan dalam EuropeanHeartJournal yang telah ditelaah oleh rekan sejawat. Mereka merekrut total 19.084 pasien (usia rata-rata 60 tahun, 56% laki-laki) yang diminta untuk minum obat sebelum tidur atau di pagi hari. Pasien dinilai secara klinis setidaknya setahun sekali, yang meliputi tes darah dan mengenakan monitor tekanan darah selama 48 jam (pemantauan tekanan darah rawat jalan). Hasil utama adalah pasien yang pernah mengalami satu atau lebih dari yang berikut ini: serangan jantung, stroke, pemasangan stent, gagal jantung, kematian akibat penyakit kardiovaskular. Pasien yang mengonsumsi obat antihipertensi sebelum tidur memiliki risiko 45% lebih rendah untuk mengalami kejadian-kejadian tersebut. Kesimpulan: Mengonsumsi obat tekanan darah sebelum tidur dapat meningkatkan kontrol tekanan darah dan, yang terpenting, secara signifikan mengurangi kejadian masalah penyakit kardiovaskular utama. Saat ini, tidak ada informasi resep yang ketat tentang kapan harus mengonsumsi berbagai obat tekanan darah di siang hari, kecuali diuretik yang sering dikonsumsi di pagi hari untuk mencegah orang sering buang air kecil di malam hari. Terlepas dari temuan positif, masih ada beberapa keterbatasan dalam uji coba ini. Ini termasuk fakta bahwa para peneliti tidak dapat menganalisis efek waktu dari obat tekanan darah tertentu, tetapi temuan konklusif lebih lanjut dapat menyebabkan perubahan dalam resep obat tekanan darah di masa depan.