Indikator skrining lupus eritematosus secara garis besar dibagi menjadi empat area, yaitu tes antibodi antinuklear, tes imunologi, tes darah rutin dan tes urine. Di antaranya, tes imunologi termasuk antibodi DNA anti-untai ganda dan tes antibodi antifosfolipid, yang merupakan indikator penting untuk diagnosis lupus eritematosus. Tes darah rutin, jika ditemukan satu atau lebih kelainan, dapat digunakan sebagai indikator diagnostik kerusakan hematologi pada lupus eritematosus. Tes urin yang menunjukkan indikator protein urin atau sel darah merah dalam urin malam sangat mencurigakan adanya kerusakan ginjal lupus eritematosus. Hasil tes juga harus dikombinasikan dengan temuan klinis untuk mengonfirmasi diagnosis.