Apa saja gejala keguguran pre-eklampsia?

Ada beberapa hal yang lebih ditakuti oleh calon ibu daripada keguguran setelah kehamilan. Keguguran adalah penghentian kehamilan pada usia kehamilan kurang dari 28 minggu dan berat janin kurang dari 1.000 gram, karena meskipun usia kehamilan mendekati 28 minggu, kecil kemungkinannya untuk bertahan hidup setelah melahirkan. Apa yang dapat dilakukan untuk menghindari keguguran? Yang paling penting adalah deteksi dini, diagnosis dini, dan penanganan tepat waktu. Deteksi dini biasanya dilakukan dengan mengamati beberapa tanda awal keguguran, yang sebenarnya merupakan gejala dari apa yang kita sebut sebagai pre-eklampsia. Gejala-gejala pre-eklampsia adalah perdarahan vagina dan nyeri perut. Perdarahan vagina sering muncul sebagai cairan berwarna coklat atau merah terang, atau bercak coklat tua atau merah terang, atau sedikit perdarahan vagina. Nyeri perut sering kali berupa kram perut bagian bawah yang bersifat paroksismal atau nyeri punggung bagian bawah. Urutan perdarahan vagina dan nyeri perut berbeda untuk keguguran dini (sebelum 12 minggu) dan pre-eklampsia lanjut (12 minggu atau lebih). Pre-eklampsia dini ditandai dengan sedikit perdarahan vagina yang diikuti dengan nyeri perut. Jika terdapat nyeri perut, sering kali ini merupakan tanda bahwa keguguran telah memburuk dan keguguran tidak dapat dihindari. Pre-eklampsia lanjut sering kali muncul dengan nyeri perut yang diikuti dengan perdarahan vagina. Namun, beberapa wanita hamil mungkin berkata, “Saya hamil 5 bulan dan yang saya alami hanyalah pendarahan vagina, tetapi tidak ada sakit perut. Kita semua merasakan kontraksi secara berbeda. Selama kontraksi, beberapa pasien mungkin tidak merasakan sakit di perut bagian bawah, yang lain mungkin merasakan sakit sedang di perut bagian bawah atau punggung bagian bawah, dan beberapa mungkin merasakan sakit yang tak tertahankan di perut bagian bawah. Calon ibu dapat meletakkan tangannya dengan lembut di atas rahim dan jika ia merasakan rahimnya mengeras, membengkak, dan mengalami episode yang lebih sering dari biasanya, maka ini adalah kontraksi, yaitu nyeri perut. Ini mudah dikenali. Di atas, calon ibu mengetahui gejala-gejala pre-eklampsia, deteksi dini dan konsultasi rumah sakit yang tepat waktu, sehingga mereka dapat melewati kehamilan mereka dan memiliki bayi yang cantik.