Tidur miring ke kiri dengan rasa tertekan dapat disebabkan oleh berbagai keadaan, bisa jadi merupakan fenomena fisiologis yang normal, bisa juga disebabkan oleh kecemasan, kegugupan dan emosi lainnya, bisa juga disebabkan oleh penyakit (seperti penyakit jantung koroner, angina pektoris, gagal jantung, dan lain-lain). 1. Fenomena fisiologis normal: Ketika berbaring miring ke kiri, sisi kiri jantung terasa tertekan karena tubuh menekan beberapa saraf saat tidur dan berbaring, yang dapat diperbaiki dengan mengubah posisi tidur. 2. Kegugupan dan kecemasan: jika kerusakan organik pada jantung tidak ditemukan melalui pemeriksaan (misalnya ekokardiografi, elektrokardiogram, dll.), perasaan tertekan dapat disebabkan oleh kegugupan dan kecemasan, yang dapat ditangani tanpa perawatan khusus, jadi cobalah untuk merilekskan suasana hati Anda. 3. Penyakit jantung koroner, angina pektoris: jika terjadi angina pektoris rawan, perasaan tertekan pada jantung akan muncul saat tidur, dan EKG 24 jam serta CTA koroner harus diperiksa tepat waktu untuk mengetahui apakah terjadi angina pektoris rawan. 4. Insufisiensi jantung: Untuk pasien gagal jantung dan insufisiensi jantung, saat mereka tidur dalam posisi berbaring, volume darah balik meningkat, menyebabkan kemunduran fungsi jantung, mengakibatkan perasaan tertekan pada jantung, dan apakah terjadi insufisiensi jantung harus dicari tahu melalui ekokardiografi, elektrokardiogram, BNP, dan sebagainya. Ketika ada perasaan tertekan di sisi kiri jantung saat tidur, Anda harus pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu dan dirawat di bawah bimbingan dokter.