Reseksi saku buta pada gigi bungsu, yaitu gingivektomi perikoronari, dilakukan sebagai berikut: anestesi, desinfeksi, menandai posisi sayatan bedah, sayatan, debridemen, pemangkasan gingiva, pembersihan luka dan hemostasis.
1. Anestesi: anestesi blok atau anestesi infiltrasi lokal menggunakan Articaine yang mengandung adrenalin.
2. Desinfeksi: berkumur dengan larutan klorheksidin 0,12% sebelum operasi untuk membersihkan mulut.
3. Menandai posisi sayatan bedah: gunakan probe periodontal untuk memeriksa saku gusi, lalu tandai posisi bagian bawah saku untuk menentukan posisi sayatan.
4. Sayatan: Potong gingiva pada posisi yang telah ditandai.
5. Pembersihan: Gunakan scaler supragingiva untuk mengikis jaringan gingiva yang terpotong, jaringan granulasi, benda asing, dll.
6. Pemangkasan gingiva: memangkas tepi luka dengan pisau gingiva untuk menciptakan bentuk fisiologis yang normal.
7. Bersihkan luka dan hentikan pendarahan: bilas luka dengan larutan garam dan hentikan pendarahan dengan kompresi kasa.
Dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit profesional untuk perawatan.