Kista rahang atas memiliki kemungkinan kambuh setelah operasi. 1. Kista maksila dapat diklasifikasikan menurut asal jaringan dan lokasi timbulnya. Jika disebabkan oleh jaringan odontogenik atau penyebab gigi, maka disebut kista maksila odontogenik. Jika disebabkan oleh gangguan fusi embrionik pada tonjolan wajah, atau epitel sisa, maka disebut kista maksilaris non-odontogenik. 2. Pada operasi kista rahang atas, jika kista tidak diangkat seluruhnya, mengakibatkan sebagian kista tertinggal di dalam jaringan tulang, keadaan ini pada akhirnya akan menyebabkan kista kambuh kembali, setelah operasi kista rahang atas, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin, jika kista kambuh kembali, operasi harus dilakukan tepat waktu untuk mengangkat kista kembali. 3. Pasien harus mengembangkan kebiasaan hidup yang baik dalam kehidupan sehari-hari, hindari makanan pedas, mengiritasi, dingin dan berminyak, perhatikan lebih banyak mengonsumsi makanan yang kaya kalsium dan protein, makan lebih banyak buah dan sayuran segar, dan lakukan olahraga yang sesuai, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Jika Anda merasa tidak enak badan, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk menghindari penundaan kondisi Anda.