Apa saja gejala umum skizofrenia?

  (1) Halusinasi: merasakan sesuatu yang tidak ada. Halusinasi lainnya, seperti merasakan sesuatu yang merayap di tubuh Anda, dll. (2) Delusi: Keyakinan bahwa sesuatu itu tidak nyata. Misalnya, percaya bahwa Anda sedang dibunuh, dikuntit, dll. Merasa bahwa orang lain memperhatikan Anda, membicarakan Anda, menargetkan Anda. Percaya bahwa Anda adalah orang yang bersejarah/hebat. Yakin bahwa ia telah melakukan kejahatan besar.  (3) Gangguan asosiasi pikiran: Penghentian pikiran secara tiba-tiba. Merasa bahwa pikiran yang bukan miliknya tiba-tiba dipaksakan pada pikiran. Pikiran disiarkan kepada orang lain. Kehilangan logika dalam berpikir (4) Perilaku abnormal: Memegang posisi yang sama untuk waktu yang lama. Memiliki perilaku yang “aneh” atau kekanak-kanakan dan konyol.  (5) Kelainan emosi: Depresi, ketakutan dan emosi yang naik turun. Ekspresi emosional dalam menanggapi rangsangan eksternal yang bertentangan dengan pengalaman atau situasi internal orang tersebut. Misalnya, jika kerabat atau teman yang dicintai meninggal dunia, orang yang sakit bertindak bahagia. Kurangnya respons emosional terhadap berbagai peristiwa, bahkan peristiwa yang menarik perhatiannya secara langsung, dan ketidakpedulian.  (6) Perubahan kepribadian: Mundur dan menarik diri. Hidup malas, ketidakmampuan untuk menjaga kebersihan pribadi dasar (misalnya, mandi, mengganti pakaian, dll.), ketidakpedulian terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Kurangnya inisiatif dan dorongan dalam pekerjaan dan segala hal. Apa saja gejala skizofrenia kronis yang paling umum? Yang paling umum adalah ketidakpedulian emosional, delusi viktimisasi dan kecemburuan dengan halusinasi, kurangnya konten pemikiran, inversi emosional, halusinasi komentar, delusi aneh dan tidak sistematis, halusinasi yang tidak terkait dengan konten emosional, delusi lain (konten non-korban dan kecemburuan), pemikiran yang pecah, delusi primer, perilaku remaja, dll.