Sakit kepala migrain biasanya tidak memerlukan pemeriksaan darah.
Sakit kepala migrain sering kali terjadi sebagai sakit kepala yang berdenyut-denyut, sakit kepala yang parah pada satu atau kedua sisi, yang dapat disertai mual, muntah dan diperburuk oleh rangsangan akustik dan visual, dan merupakan penyakit neurovaskular yang kronis.
Diagnosis klinis biasanya dapat ditegakkan berdasarkan jenis serangan migrain, riwayat keluarga, dan pemeriksaan neurologis. CT, CTA, MRI, dan MRA otak dapat menyingkirkan penyakit organik intrakranial seperti penyakit serebrovaskular, aneurisma intrakranial, dan lesi yang menempati ruang. Pemeriksaan hematologi biasanya tidak diperlukan.
Tujuan pengobatan migrain adalah untuk mengurangi atau menghentikan serangan sakit kepala, meringankan gejala yang menyertainya, dan mencegah kekambuhan sakit kepala. Pengobatan meliputi pengobatan farmakologis dan non-farmakologis. Pengobatan non-farmakologis terutama untuk memperkuat edukasi, membantu pasien membangun konsep dan tujuan pencegahan dan pengobatan yang ilmiah dan benar, mempertahankan gaya hidup sehat, serta menemukan dan menghindari berbagai pemicu migrain.
Obat-obatan terutama mencakup obat penghilang rasa sakit non-spesifik seperti obat antiinflamasi nonsteroid dan opioid, dan obat-obatan spesifik seperti sediaan ergot dan treprostinil.
Semua obat dan tes di atas harus dilakukan di bawah pengawasan seorang profesional medis. Jika salah satu situasi di atas terjadi, silakan berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan perawatan yang wajar dan terstandardisasi.