Jika atrofi otot berlangsung singkat dan kondisi pasien ringan, sebagian besar pasien dapat kembali normal dengan rehabilitasi atau latihan yang sesuai. Atrofi otot sering disebabkan oleh gangguan otot atau disfungsi neurologis, dan penyebab umumnya adalah miastenia gravis neurogenik, miastenia gravis miogenik, wasting miastenia gravis dan penyebab miastenia gravis lainnya. Dalam kasus atrofi otot yang tidak digunakan, sebagian besar pasien dapat pulih melalui fisioterapi rehabilitasi, sementara neurologis atau penyebab atrofi otot lainnya dapat diobati dengan benar untuk memulihkan fungsi otot dan mengurangi kemungkinan komplikasi seperti pneumonia, luka tekan dan kelumpuhan. Selain itu, pasien juga dapat minum obat, seperti obat yang menyehatkan saraf untuk pengobatan, yang juga dapat memberikan efek perbaikan yang pasti. Pasien dengan atrofi otot harus makan makanan bergizi dan berolahraga selama lebih dari setengah jam sehari untuk memulihkan kekuatan otot. Selain itu, perawatan seperti kompres panas, akupunktur, elektro-akupunktur dan pemijatan juga dapat dilakukan di area atrofi otot untuk merangsang sel-sel otot untuk tumbuh kembali.