Orang seperti apa yang berisiko terkena osteoartritis?

  1, adalah tingginya insiden orang lanjut usia: insiden penyakit ini terkait erat dengan usia.  2, adalah lebih banyak pasien wanita: terutama setelah menopause; pada usia 45 sampai 55 tahun, frekuensi pria dan wanita sebanding, sementara setelah usia 55 tahun ada lebih banyak pasien wanita secara signifikan, dan secara keseluruhan wanita dua kali lebih mungkin menderita osteoartritis daripada pria.  3. Orang gemuk rentan terhadap osteoartritis: studi epidemiologi telah menemukan bahwa obesitas memiliki dampak tertentu pada terjadinya osteoartritis lutut. Selain faktor mekanis yang disebabkan oleh obesitas, tetapi juga dengan obesitas seluruh tubuh terkait faktor metabolik. Tekanan pada sendi lutut dan arahnya bergantung pada garis gaya tungkai, bentuk tubuh, kekuatan otot dan interaksinya. Insiden osteoartritis lutut empat kali lebih tinggi pada wanita gemuk daripada wanita dengan berat badan normal. Selain itu, obesitas bila distribusi lemak dan terjadinya osteoartritis berkorelasi, yaitu lemak pinggang lebih banyak pasien yang rentan terhadap osteoartritis pinggul dan lutut, sedangkan lemak pinggul, paha tetapi jarang menyebabkan osteoartritis.  4, adalah beberapa tenaga kerja khusus yang rentan terhadap osteoartritis: seperti penambang, pemetik kapas, buruh berat, guru, tenaga penjualan, atlet profesional atau penari, dll., terutama karena keausan jangka panjang dan robeknya tulang rawan sendi oleh stres intensitas tinggi atau cedera yang disebabkan.  5. Pasien yang mengalami cedera sendi yang tidak diobati juga merupakan faktor penting dalam menyebabkan osteoartritis: misalnya, kerusakan ligamen di sekitar sendi yang menyebabkan ketidakstabilan sendi, kerusakan meniscal, atau fraktur intra-artikular.  6. Perubahan buatan pada lingkungan biomekanik sendi dapat menyebabkan osteoartritis: memakai sepatu hak tinggi, misalnya, meningkatkan tekanan yang biasanya ditempatkan pada sendi lutut saat berjalan dan mengubah titik-titik stres sendi lutut, yang juga dapat dengan mudah menyebabkan osteoartritis.