Hipertrofi adenoid dibagi menjadi hipertrofi fisiologis dan hipertrofi patologis, hipertrofi fisiologis tidak perlu minum obat, hipertrofi patologis dapat menggunakan antibiotik. 1. Hipertrofi fisiologis: hipertrofi adenoid fisiologis umumnya tidak memerlukan pengobatan klinis, seiring bertambahnya usia anak, biasanya setelah usia 10 tahun, kelenjar gondok yang membesar secara bertahap akan mengalami atrofi. 2. Hipertrofi patologis: hipertrofi patologis sebagian besar disebabkan oleh rangsangan inflamasi yang berulang-ulang, jika dikombinasikan dengan infeksi akut dapat diobati dengan antibiotik, seperti azitromisin, amoksisilin dan sebagainya. Jika hipertrofi adenoid patologis kambuh lagi, atau jika disertai dengan apnea tidur pernapasan, maka dapat ditangani dengan pembedahan. Hipertrofi adenoid dianjurkan untuk mengambil tindakan terapi tepat waktu di bawah bimbingan dokter, dan yang terbaik adalah tidak menggunakan obat secara pribadi.