Apakah pengukuran homosistein sebesar 16,8 itu serius?

Pengukuran homosistein sebesar 16,8 μmol/L lebih tinggi dari normal, tetapi ada kemungkinan bahwa peningkatan tersebut bukan karena faktor penyakit, dan tingkat keparahannya tidak dapat dinilai hanya dengan satu indikator.
Homosistein adalah asam amino yang mengandung sulfur yang merupakan produk perantara metabolisme metionin dan sistein. Nilai normal homosistein adalah 5-15 μmol/L. Ketika homosistein lebih besar dari 15 μmol/L, indikatornya tinggi, yang dapat mengindikasikan penyakit jantung aterosklerotik koroner, infark miokard, infark otak, dan penyakit lainnya.
Namun, peningkatan homosistein saja tidak dapat mendiagnosis penyakit dan diperlukan tes lain. Selain itu, jika tes tidak dilakukan saat perut kosong, terutama setelah makan daging atau ikan dalam jumlah besar, kadar homosistein mungkin juga tinggi, sehingga homosistein saja tidak dapat digunakan untuk menentukan tingkat keparahan penyakit.
Jika Anda mengalami peningkatan homosistein, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan untuk menentukan penyebab penyakit, dan mengobati gejalanya di bawah bimbingan dokter.