1.Teh: Beberapa orang mencampurkan daun teh dalam pakan dan mengumpankannya ke tikus dengan sel kanker, dan menemukan bahwa sel kanker dihambat dan berkurang setelah 3 minggu. Juga telah dilaporkan bahwa zat tertentu dalam teh dapat menghambat sel kanker di berbagai bagian tubuh melalui sirkulasi darah. 2, dedak gandum: dedak tidak hanya dapat membantu dalam pengobatan diabetes, kolesterol darah, lemak darah tinggi, sembelit, obesitas, karies gigi dan penyakit lainnya, tetapi juga mencegah terjadinya kanker usus. Bekatul kaya akan selulosa, selulosa adalah sejenis serat yang tidak larut, dapat mencairkan berbagai zat karsinogenik dalam saluran usus, mempercepat kecepatan makanan melalui saluran usus, mempercepat buang air besar, mengurangi kemungkinan karsinogen dan kontak usus. 3, jagung: jagung dapat mencegah tekanan darah tinggi, arteriosklerosis, batu kemih dan penyakit lainnya, dan memiliki efek anti-kanker. Komunitas medis Amerika menunjukkan bahwa tepung jagung giling kasar mengandung sejumlah besar asam amino, yang memiliki efek signifikan dalam menghambat kanker. Selain itu, glutathione dalam jagung, dengan partisipasi selenium untuk menghasilkan glutathione oksidase, juga dapat membuat karsinogen kimiawi menjadi tidak aktif. 4 . Plum asam: Plum asam dapat meningkatkan fagositosis sel darah putih, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan membantu dalam pengobatan kanker penis dan kanker serviks. 5 . Kedelai: Kedelai mengandung setidaknya 5 jenis zat anti-kanker. Salah satunya mirip dengan obat yang biasa digunakan untuk mengobati kanker payudara yang bergantung pada estrogen, dan sekarang telah digunakan dalam uji klinis skala besar untuk memahami efek pencegahannya pada kanker payudara. 6. Sayuran allium: Termasuk bawang putih, bawang bombay dan bawang merah. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa sayuran ini dapat mencegah kanker usus besar, perut, paru-paru dan hati. Beberapa kandungan dalam bawang putih bahkan dapat mengganggu penyebaran sel kanker. Selain itu, sulfida yang terkandung dalam bawang putih dapat mengaktifkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga membantu mengalahkan kanker. 7. Sayuran hijau: Sayuran hijau gelap memiliki efek anti-kanker. Seperti bayam dan selada, mereka kaya akan antioksidan, termasuk asam folat dan lutein. Para ilmuwan berpendapat bahwa semakin gelap warna sayuran, semakin tinggi kandungan antioksidannya dan semakin kuat efek anti-kanker dan anti-kankernya. 8. Jamur shiitake: Jamur adalah sejenis makanan dengan manfaat kesehatan dan efek anti-kanker, yang paling menonjol di antaranya adalah jamur shiitake. Hal ini karena polisakarida shiitake meningkatkan imunitas seluler dan humoral, dan memiliki efek yang mirip dengan tonik. Konon, para penebang kayu di pegunungan Bohemia yang dalam di Republik Ceko tidak pernah menderita pilek dan kanker karena mereka secara teratur makan jamur shiitake liar. 9, Jamur kepala monyet: Jamur kepala monyet telah dibuat menjadi tablet jamur monyet oleh apotek Cina untuk pencegahan dan pengobatan kanker perut dan kanker kerongkongan, dengan tingkat efektif 69,3% dan tingkat signifikan 15%. 10 . Apel: Penelitian terbaru menemukan bahwa vitamin C yang terkandung dalam apel dapat menghambat pembentukan zat karsinogenik dalam tubuh seperti nitrosamin, menghancurkan aktivitas enzim tertentu yang diproduksi selama proliferasi sel kanker, dan bahkan mengubah sel kanker yang dihasilkan menjadi sel normal. 11, susu lebah: Menurut laporan penelitian para ahli di dalam dan luar negeri dalam beberapa tahun terakhir, dalam susu lebah, asam laktat lebah khusus baru ditemukan, yang memiliki efek yang jelas pada pencegahan dan pengobatan kanker. 12, daging sapi: Amerika Serikat, ahli mikrobiologi Universitas Wisconsin Bariza mengarahkan tim peneliti menemukan bahwa daging sapi mengandung komponen yang dapat menghambat aktivitas zat karsinogenik, komposisinya dapat berperan dalam pencegahan kanker. Saat ini, kelompok penelitian tentang struktur dan fungsi kimia zat baru ini sedang dipelajari secara mendalam, dapat diharapkan dari daging sapi dalam ekstraksi pencegahan kanker dan obat baru anti-kanker. 13, rumput laut: Penelitian medis modern telah mengkonfirmasi bahwa makanan rumput laut seperti rumput laut, nori dan wakame memiliki efek anti-kanker tertentu. 14, ubur-ubur: ilmuwan dari ubur-ubur dalam ekstraksi ubur-ubur, dengan peran fisiologis khusus dalam antibakteri, antivirus dan anti-kanker memiliki efek farmakologis yang kuat.