Hipotalamus juga dikenal sebagai subthalamus. Hipotalamus terletak di permukaan ventral otak, di bawah talamus, dan merupakan pusat saraf yang lebih tinggi yang mengatur aktivitas visceral dan endokrin. Hipotalamus biasanya dibagi menjadi tiga wilayah dari depan ke belakang: wilayah supraoptik terletak di atas persilangan optik dan terdiri dari nukleus supraoptik dan nukleus paraventrikular; wilayah nodal terletak di bagian posterior funikulus; dan wilayah papiler terletak di badan papiler. Hipotalamus terletak di bawah kait inferior talamus dan membentuk dinding inferior ventrikel ketiga, yang tidak terdefinisi dengan baik dan memanjang ke bawah untuk terhubung dengan tangkai hipofisis. Meskipun hipotalamus berukuran kecil, hipotalamus menerima banyak impuls saraf dan oleh karena itu merupakan pusat sistem endokrin dan saraf. Hipotalamus dapat mengatur fungsi kelenjar hipofisis anterior, mensintesis hormon neuropituitari, serta mengontrol fungsi otonom dan vegetatif. Kerusakan hipotalamus: Serangkaian gejala yang disebabkan oleh kerusakan hipotalamus karena berbagai sebab, terutama gangguan metabolisme endokrin, disertai dengan sindrom disfungsi sistem saraf vegetatif, termasuk gangguan tidur, suhu tubuh, makan, disfungsi seksual, urolitiasis, dan kelainan mental. Tindakan pencegahan diet untuk pasien dengan kerusakan hipotalamus: 1. Produk susu harus dihindari dalam diet: Yoghurt, produk susu, gula, dan daging mudah menyebabkan demam kulit, jadi produk susu harus dihindari dalam diet sebisa mungkin. Anda bisa makan lebih banyak selada, rumput laut, salmon (dengan tulang), sarden, dan sebagainya. 2, harus makan lebih sedikit dan lebih banyak: makan lebih sedikit dan lebih banyak makanan kondusif bagi tubuh untuk mengatur suhu tubuh. Minum lebih banyak air: Minum lebih banyak air atau jus buah juga dapat secara efektif mengontrol suhu tubuh. Kurangi kafein dan alkohol: Minuman yang mengandung kafein dan alkohol akan merangsang sekresi hormon tertentu dan menyebabkan demam kulit.