Untuk apa histeroskopi dilakukan?

Penyakit-penyakit berikut ini memerlukan histeroskopi: 1. Perdarahan vagina yang tidak teratur: jika lapisan endometrium ditemukan tebal atau tipis secara tidak merata melalui USG dan perdarahan vagina tidak membaik setelah periode pengobatan, histeroskopi merupakan pilihan pertama untuk mengklarifikasi morfologi dan struktur rongga rahim serta adanya lesi endometrium; 2. Tumor di dalam vagina dan fibroid yang ditemukan pada pemeriksaan ginekologi, histeroskopi diperlukan untuk mengklarifikasi apakah terdapat oklusi di dalam rongga rahim dan apakah oklusi tersebut jinak atau ganas, agar tidak terjadi keterlambatan dalam penanganan; 3. Histeroskopi diperlukan bagi pasien yang mengalami polip rahim dan ketidaksuburan; 4. Tidak mengalami haid setelah kuretase atau aborsi, histeroskopi diperlukan untuk mengklarifikasi apakah terdapat perlekatan pada rahim.