Massa yang berdenyut sebagian besar menunjukkan adanya lesi vaskular atau terkait erat dengan pembuluh darah. Pemeriksaan pencitraan seperti angiografi dan ultrasonografi aliran darah dapat dengan jelas menemukan lokasi, mengukur, dan mengkualifikasi diagnosis, serta dapat memberikan pemahaman rinci tentang suplai darah dan hubungannya dengan pembuluh darah besar di sekitarnya. Massa yang berdenyut pada klavikula adalah manifestasi klinis dari aneurisma perifer. Aneurisma perifer mengacu pada aneurisma yang terjadi pada arteri karotis, arteri tungkai dan arteri lain pada setiap batang tubuh. Etiologi: Etiologi dan klasifikasi umumnya dibagi menjadi dua jenis aneurisma sejati dan pseudoaneurisma: yang pertama biasanya disebabkan oleh aterosklerosis, dan dinding aneurismanya mengandung struktur tiga lapis dinding arteri, yang mungkin multipel atau hidup berdampingan dengan aneurisma aorta; yang terakhir sering kali merupakan akibat sekunder dari trauma arteri (misalnya, luka tusukan pisau, tusukan arteri), dan dinding aneurisma adalah jaringan fibrosa, yang sebagian besar bersifat tunggal. Berbagai faktor infeksi (misalnya, emboli infeksius yang terlepas selama endokarditis bakteri) juga dapat menghancurkan dinding arteri, membentuk apa yang disebut aneurisma yang terinfeksi. Pemeriksaan: Pasien dengan aneurisma aorta yang tinggi dapat menunjukkan denyut pada sendi sternoklavikularis atau massa berdenyut yang teraba pada fosa suprasternal. Ketika aneurisma tumbuh ke dinding dada anterior dan mengikis ke dalam tulang dada, dapat menyebabkan nyeri hebat, dan pada kasus yang parah, aneurisma dapat menembus dinding dada dan muncul sebagai massa yang berdenyut. Aneurisma aorta turun dapat mengikis proses transversal vertebra toraks atau tulang rusuk, dan bahkan dapat menonjol keluar dari tubuh bagian belakang.