Ketika berbicara tentang aterosklerosis, saya yakin Anda tidak asing lagi. Aterosklerosis adalah penyebab utama penyakit jantung koroner, infark serebral, dan penyakit pembuluh darah perifer. Sangatlah penting bagi orang paruh baya dan lanjut usia untuk memberikan perhatian khusus terhadapnya. Jadi, bagaimana aterosklerosis dapat dicegah dalam kehidupan? I. Apa itu aterosklerosis? Aterosklerosis terjadi ketika lipid dalam darah disimpan di dinding bagian dalam pembuluh darah dan garam kalsium juga disimpan di sini. Akumulasi jangka panjang menyebabkan perubahan struktur pembuluh darah dan proliferasi jaringan ikat, yang mengakibatkan penebalan intima lokal pembuluh darah dan pembentukan plak di pembuluh darah, yang, seiring waktu, melunak di bagian dalam plak dengan bahan ateromatosa. Aterosklerosis dapat menyebabkan iskemia serebral, atrofi serebral, atau pecahnya pembuluh darah otak dan perdarahan; 3, aterosklerosis arteri ginjal sering menyebabkan nokturia, hipertensi yang tidak dapat diatasi, dan pada kasus yang parah, insufisiensi ginjal; 4, aterosklerosis arteri mesenterika Sklerosis dapat bermanifestasi sebagai sakit perut setelah makan penuh, gangguan pencernaan, sembelit, dll. Pada kasus yang parah, nekrosis pada dinding usus dapat menyebabkan darah dalam tinja, obstruksi usus lumpuh, dan gejala lainnya; 5, aterosklerosis pada tungkai bawah dapat menyebabkan klaudikasio intermiten, hilangnya denyut arteri dorsalis pedis, dan bahkan gangren pada kasus yang parah. Aterosklerosis disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, dan patogenesis aterosklerosis sangat kompleks dan belum sepenuhnya dipahami. Namun, faktor risiko utama adalah obesitas, perokok berat, tekanan darah tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, dan faktor genetik. Keempat, bagaimana kita harus mencegah aterosklerosis dalam hidup 1, diet ilmiah dan sehat: untuk mencegah penyakit ini, pertama-tama, kita harus mengatur pola makan yang masuk akal, menganjurkan diet ringan, makan rendah gula, rendah garam, rendah kolesterol, makanan rendah lemak, makan minyak nabati, gulma kasar dan halus, makan lebih banyak buah rendah gula dan makanan kaya serat; makan sayur secara teratur, hindari makan berlebihan; 2, kedua, hindari merokok dan alkohol; 3, kendalikan kenaikan berat badan: Umumnya, indeks massa tubuh (BMI) 20 hingga 24 adalah berat badan normal. Atau lingkar pinggang sebagai tempat tinggal standar, umumnya untuk wanita ≥ 80cm, pria ≥ 85cm di atas standar; 4, olahraga yang tepat: aktivitas fisik harus bertahap, tidak boleh dipaksa melakukan aktivitas berat, biasanya dapat berpartisipasi dalam berjalan kaki, taijiquan dan aktivitas fisik lainnya, disarankan setidaknya 30 menit olahraga intensitas sedang setiap hari, agar merasa tidak berenergi; 5, kehidupan yang teratur: pengaturan yang wajar untuk bekerja dan hidup, dikombinasikan dengan kerja dan istirahat, tidur yang cukup 6. Juga menjaga optimisme mental dan suasana hati yang optimis dan bahagia; 7. Secara aktif mengobati penyakit yang berhubungan dengan penyakit, seperti hipertensi, obesitas, hiperlipidemia, asam urat, diabetes, penyakit hati, sindrom nefrotik, dan endokrinopati terkait; 8. Gunakan antitrombotik aspirin seumur hidup dan obat pengatur lipid statin untuk waktu yang lama atau seumur hidup; 9. Tinjau lipid darah dan USG arteri secara teratur (arteri karotis, arteri subklavia arteri subklavia, arteri ekstremitas atas, arteri ekstremitas bawah), CTA koroner, CTA arteri kranial, dan angiografi.