Sampai saat ini, para ilmuwan tidak mengetahui bagaimana lupus eritematosus berkembang. Faktor penyebab utamanya adalah genetika, rangsangan lingkungan, efek obat dan estrogen. 1. Keturunan: Lupus terkait dengan gen. Jika seseorang dalam keluarga menderita lupus, anggota keluarga lainnya 20 kali lebih mungkin menderita penyakit ini daripada orang biasa. Jika seseorang memiliki anggota keluarga kembar yang menderita lupus, orang tersebut 250 kali lebih mungkin menderita penyakit ini daripada orang normal. Namun, sebagian besar kasus tidak menunjukkan heritabilitas. 2. Lingkungan: Sinar UV dapat memicu lesi kulit. Sekitar 30% penderita lupus alergi terhadap sinar ultraviolet. Setelah terpapar sinar matahari, kondisi pasien ini bisa memburuk. Dingin juga dapat memperburuk kondisi pada sebagian pasien. Kondisi beberapa pasien bisa memburuk ketika mereka mengalami iritasi. 3. Obat-obatan: Beberapa orang dapat dirangsang untuk mengembangkan lupus eritematosus setelah mengonsumsi atau menyuntikkan obat-obatan seperti penisilin dan preparat emas, atau kondisi ini dapat diperparah pada orang yang sudah sakit. 4. Estrogen: Menurut statistik, pasien wanita secara signifikan lebih tinggi daripada pria, 9:1 pada tahap pra-menopause dan 3:1 pada anak-anak dan orang tua. Singkatnya, SLE terutama disebabkan oleh alasan-alasan yang disebutkan di atas. Jika Anda menderita penyakit ini, Anda perlu mengobatinya sedini mungkin. Dengan penanganan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan secara efektif.