Apakah pembesaran prostat menyebabkan nyeri saat buang air kecil?

Ketika pria mengalami hiperplasia prostat, akibat penyakit yang terus memburuk akan menyebabkan aliran urin yang lambat, ketika ada sisa urin di kandung kemih akan terjadi infeksi saluran kemih. Setelah terjadi infeksi saluran kemih akan menyebabkan mukosa uretra mengalami kongesti dan edema serta peradangan, pada proses berkemih akan muncul gejala nyeri berkemih, bahkan munculnya hematuria. Oleh karena itu, hiperplasia prostat bila penyakit ini berkembang sampai batas tertentu akan disertai dengan gejala nyeri kencing. Pasien harus pergi ke bagian urologi untuk pemeriksaan untuk menilai tingkat keparahan pembesaran prostat. Jika penyakit ini memburuk dan berkembang, bahkan ada risiko menyebabkan retensi urin akut, dan jika retensi urin terjadi dalam waktu yang lama, bahkan dapat menyebabkan retensi cairan bilateral di ginjal, yang dapat merusak fungsi ginjal. Begitu pembesaran prostat menimbulkan gejala-gejala yang tidak nyaman, pasien harus segera diobati. Pada tahap awal, pengobatan dapat digunakan untuk melawan pembesaran prostat, jika pengobatan dengan obat tidak berhasil, pembedahan juga diperlukan untuk membuka sumbatan.