Perilaku yang tidak terkendali terutama terlihat pada penyakit-penyakit berikut ini: pertama, infark serebral akut atau pendarahan otak, terutama di lobus frontal dan temporal, dapat memengaruhi aktivitas mental pasien dan menyebabkan perilaku yang tidak terkendali. Kedua, peradangan intrakranial, seperti meningitis akibat virus, dapat menyebabkan gejala kejiwaan dan perilaku yang tidak terkendali. Ketiga, berbagai jenis keracunan, seperti keracunan karbon monoksida, keracunan makanan, dan keracunan obat yang menyebabkan ensefalopati iskemik-anoksik juga dapat menyebabkan episode gejala psikotik dan aktivitas perilaku yang tidak terkendali. Keempat, pasien dengan riwayat psikosis sebelumnya, seperti skizofrenia, mungkin memiliki aktivitas perilaku yang tidak terkendali selama episode akut skizofrenia.