Apa diagnosis banding dari penurunan ketajaman penglihatan?

Pasien melihat benda-benda yang jauh lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Hal ini dapat merupakan suatu bentuk sindrom persepsi, atau ilusi, dan sering kali terlihat sebagai gejala gangguan pembuluh darah okular atau gangguan sistem saraf pusat. Bagaimana diagnosis banding penurunan ketajaman penglihatan dibuat? Berikut ini adalah diagnosis banding dari penurunan ketajaman penglihatan. 1. Epilepsi lobus temporal: (temporallobeepilepsy) adalah kondisi klinis yang umum terjadi, di mana objek visual menjadi lebih besar, lebih kecil, dan lebih terdistorsi. Persepsi yang berubah ini biasanya muncul selama kejang penyakit atau mungkin merupakan pendahulu dari kejang tunggal. Pasien merasa bahwa objek yang mereka lihat kadang-kadang lebih besar, kadang-kadang lebih kecil, kadang-kadang lebih jauh, kadang-kadang lebih dekat, dan pada kasus yang lebih kompleks, ada distorsi penglihatan. Manifestasi ini sering kali memengaruhi perilaku pasien. 2. Skizofrenia: Dapat terjadi disosiasi realitas, yang merupakan manifestasi dari sindrom persepsi spasial. Pasien tidak merasakan adanya perubahan pada atribut hal-hal eksternal, tetapi kesan hal-hal eksternal tidak jelas, tidak jelas, sering kabur, seperti di balik tirai, samar-samar, tidak memiliki rasa realitas. 3, epidemi ensefalitis B (epidemi ensefalitis B): Pada fase akut, demam tinggi dapat mencapai 40 ℃ atau lebih, dapat terjadi berbagai tingkat gangguan kesadaran dan bahkan koma, menghasilkan gejala kejiwaan, dan dapat terjadi gangguan kompleks perseptual seperti objek visual menjadi lebih besar dan lebih kecil, dan objek visual menjadi cacat. Dengan membaiknya gangguan kesadaran, gangguan persepsi dapat menghilang dengan cepat. 4. Keracunan kokain dan cynurenine: Sel reseptor kortikal dan serat konduksi pasien menjadi terganggu secara metabolik, dan kompleks persepsi seperti distorsi dan pembesaran objek visual dapat muncul.