Diagnosis banding neuralgia trigeminal

  Identifikasi lokasi episode nyeri wajah dengan menganalisis riwayat medis secara cermat dan mengamati episode nyeri secara hati-hati. Identifikasi titik di mana serangan rasa nyeri dimulai dan area yang menyebar saat rasa nyeri meningkat. Sifat, karakteristik dan pola nyeri, dan faktor-faktor yang memicu timbulnya dan memburuknya atau berkurangnya nyeri diidentifikasi.  Presentasi klinis khas neuralgia trigeminal sudah mapan, yaitu: (i) nyeri berulang yang sementara, parah, seperti kilat di area saraf trigeminal.  (ii) Adanya titik-titik pemicu pada sebagian besar kasus.  (iii) Kekasaran, perubahan warna kulit atau hipoestesia di area yang bersangkutan.  (iv) Neuralgia trigeminal yang disebabkan oleh tumor atau lesi lain yang menduduki sering memiliki tanda-tanda neurologis positif yang signifikan. Diagnosis sering kali dapat dibuat berdasarkan manifestasi klinis di atas, dikombinasikan dengan fitur riwayat medis. Namun demikian, presentasi ini bersifat khas dan kompleks, dan tanpa pemahaman yang kuat, hal ini dapat dengan mudah dikacaukan dengan gangguan kepala dan wajah yang menyakitkan lainnya, yang menyebabkan diagnosis yang terlewatkan dan kesalahan diagnosis.  Oleh karena itu, selain pemeriksaan neurologis menyeluruh, diperlukan pemeriksaan otorhinolaringologis, stomatologis dan oftalmologis, serta investigasi tambahan seperti rontgen wajah dan kranial, CT scan, magnetic resonance imaging (MRI) dan DSA. Ini adalah satu-satunya cara untuk menghindari kesalahan diagnosis dan underdiagnosis dan untuk membuat diagnosis yang akurat dan diagnosis banding neuralgia trigeminal. Dengan menganalisis riwayat medis secara cermat dan mengamati episode nyeri, lokasi episode nyeri wajah dapat ditentukan. Identifikasi titik di mana serangan rasa nyeri dimulai dan area yang menyebar saat rasa nyeri meningkat. Identifikasi sifat nyeri, karakteristiknya, polanya, dan faktor-faktor yang memicu timbulnya dan memburuknya atau berkurangnya nyeri.