Tepat tidaknya penggunaan kacamata 275 derajat untuk miopi 300 derajat didasarkan pada hasil uji coba, jika pasien dapat mencapai ketajaman penglihatan terkoreksi 1.0 dengan menggunakan kacamata 275 derajat dan merasa nyaman dalam melihat, maka itu tepat, dan sebaliknya, itu tidak tepat. Tujuan pasien rabun memakai kacamata adalah untuk meningkatkan penglihatan, tetapi pasien tidak bisa langsung berdasarkan hasil optometri untuk menguji kacamata, tetapi juga untuk uji coba lensa lebih lanjut, yaitu sesuai dengan hasil optometri awal untuk mencoba lensa untuk mengamati ketajaman penglihatan, serta pusing, hantu dan gejala ketidaknyamanan lainnya, dan untuk lebih menyempurnakan nomor resep. Jika pasien dengan miopia 300 dioptri dan mencoba lensa 275 dioptri, ketajaman penglihatan yang dikoreksi dapat mencapai 1.0 normal, dan tidak ada ketidaknyamanan, maka itu berarti lensa tersebut cocok, dan umumnya memakai lensa yang sedikit lebih rendah dari jumlah dioptri sebenarnya akan membantu mengurangi ketidaknyamanan pasien akibat kelelahan penglihatan pada penggunaan mata jarak dekat. Namun, jika pasien dengan miopia 300 derajat memakai kacamata 275 derajat, ketajaman penglihatan yang dikoreksi tidak dapat mencapai normal, maka perlu untuk meningkatkan jumlah derajat lebih lanjut, dengan jumlah derajat penuh, jika tidak maka tidak kondusif untuk kesehatan mata. Disarankan agar pasien miopia berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk menilai kondisinya dan mengikuti petunjuk dokter untuk memilih pengobatan dan perawatan yang tepat.