I. Gambaran Umum Kejang demam, atau kejang demam, adalah kejang kejang yang disebabkan oleh demam. Usia onsetnya adalah dari 3 bulan hingga 6 tahun, dengan usia puncak onset dari 6 bulan hingga 3 atau 4 tahun. Gambaran klinis kejang demam adalah kejang yang terjadi pada tahap awal demam, ketika suhu tubuh meningkat tajam, dan suhu tubuh lebih dari 38,5 hingga 39°C. Kondisi umum sebelum dan sesudah serangan baik, dan tidak ada kelainan neurologis lainnya. Manifestasi klinis Kejang demam terjadi secara tiba-tiba dan singkat pada awal demam ketika suhu tubuh meningkat dengan cepat, dengan hilangnya kesadaran. Sebagian besar hanya terjadi sekali selama episode demam. Pemulihan berlangsung cepat dan pemeriksaan neurologis biasanya normal. Infeksi adalah penyebab demam pada sebagian besar anak yang mengalami kejang demam. Kejang demam diklasifikasikan sebagai kejang demam sederhana atau kompleks. Ada enam karakteristik FC sederhana. (1) Usia 6 bulan sampai 6 tahun. (2) Bentuk kejang simetris, bukan terbatas dan asimetris. (3) Kejang berlangsung singkat, beberapa detik hingga menit, dan jarang lebih dari 20 menit. (4) Tidak ada penurunan kesadaran atau hemiparesis yang berkelanjutan setelah kejang. (5) Biasanya hanya terjadi sekali selama hipertermia dan tidak terjadi untuk kedua kalinya. (6) Tidak ada kelainan perinatal, seperti asfiksia neonatal, gawat janin akibat hiperemesis maternal atau trauma kelahiran, dan tidak ada kelainan otak struktural (tidak ada kelainan otak struktural pada CT otak atau MRI). Prognosis untuk FC sederhana adalah baik, dengan kemungkinan kecil untuk berubah menjadi epilepsi. FC kompleks juga memiliki enam karakteristik: (1) Kerusakan otak organik, seperti cerebral palsy atau keterbelakangan mental, sudah ada sebelum kejang. (2) Kejang berlangsung lama, biasanya berlangsung lebih dari 20 menit. (3) Kejang yang terjadi terbatas atau asimetris. (4) Ada riwayat keluarga. (5) Usia serangan pertama kurang dari 1 tahun atau lebih dari 6 tahun. (6) Kejang terjadi ketika suhu di bawah 38°C, sedangkan suhu FC simpleks sering kali di atas 39°C. Diagnosis FC kompleks dapat ditegakkan jika terdapat 3 dari kondisi-kondisi tersebut, dan kemungkinan terjadinya konversi ke epilepsi dada bisa mencapai 50%. Usia + suhu + jenis kejang + kondisi kesadaran pada saat kejang + durasi + manifestasi pasca-ictal, dll. Investigasi tambahan sebagian besar biasa-biasa saja. Perlu dibedakan dengan infeksi sistem saraf pusat, tahap awal penyakit infeksi akut pada anak-anak, dan gangguan metabolisme akut. Prinsip pencegahan dan pengobatan kejang demam adalah mengendalikan kejang sesegera mungkin, mencegah kekambuhan, dan mencegah penyakit demam. Kejang demam biasanya berlangsung singkat. Sebagian besar tidak memerlukan pengobatan. Jika kejang sedang berlangsung, jarum dapat ditusukkan ke titik Renzhong atau Hegu, atau diazepam (Valium) dapat disuntikkan secara intravena. Untuk kejang demam sederhana, pengobatan penyebab utama saja, termasuk antipiretik dan tindakan pendinginan fisik lainnya, sudah cukup. Namun, bagi mereka yang cenderung kambuh, diazepam (Valium) dapat digunakan pada awal penyakit demam atau hingga suhu penyakit utama kembali normal. Obat antiepilepsi tradisional lainnya kurang efektif dalam mencegah kejang demam.